Perbankan

Bank DKI Terus Genjot Pertumbuhan Kredit Konsumer di 2022

Jakarta – Seiring dengan mobilitas masyarakat yang mulai meningkat, Bank DKI terus mendorong pertumbuhan kredit konsumer di tahun 2022, khususnya produk Kredit Multi Guna dan KPR Griya Monas. Bank DKI juga akan terus memperluas pasar kredit konsumer tidak hanya di lingkungan Pemprov DKI Jakarta saja namun juga akan menyasar pasar konsumer yang telah ditargetkan dalam Business Mapping Bank DKI.

Direktur Ritel dan Syariah Bank DKI, Babay Parid Wazdi mengungkapkan, bahwa pada tahun 2021, penyaluran Kredit Multi Guna mengalami pertumbuhan sebesar 15,34% atau sebesar Rp11,2 triliun di akhir 2020 menjadi Rp12,9 triliun di akhir tahun 2021. Perkembangan Kredit Multi Guna selama tahun 2021 dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain relatif meredanya pandemi Covid-19 dan peningkatan aktivitas pemasaran dan promosi produk.

Sebagai bagian dari program tranformasi digital, bagi nasabah yang ingin mengajukan kredit Multi Guna atau KPR, Bank DKI juga menyediakan aplikasi e-form consumer loan sabagai layanan pengajuan kredit yang dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja.

“Caranya mudah, masuk ke website Bank DKI kemudian pilih pengajuan permohonan, pilih jenis kredit yang diinginkan, kemudian isi formulir data permohonannya dengan data pribadi kamu sesuai dengan KTP dan Kartu Keluarga. Selanjutnya, nasabah mengisi data pekerjaan dan data keuangan, dan terakhir pilih persetujuan untuk menyelesaikan proses pengajuan kredit,” ujarnya dikutip 2 Juli 2022.

Selain produk Kredit Multi Guna, Bank DKI juga berencana untuk meningkatkan pemasaran produk Kredit Kepemilikan Rumah termasuk diantaranya perluasan segmentasi sasaran KPR Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang akan dipasarkan kepada karyawan kontrak atau Pegawai Tidak Tetap (PTT/PJLP/Honor/Kontrak) dan Linkage di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.

Hal ini merupakan salah satu upaya optimalisasi sebagai bentuk dukungan Bank DKI terhadap program sejuta rumah yang dicanangkan oleh pemerintah pusat berdasarkan Perjanjian Kerjasama yang telah ditandatangani oleh Bank DKI dengan BP Tapera Januari 2022 kemarin.

Sementara itu, sebagai rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) DKI Jakarta ke-495, Bank DKI berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup menggelar acara gebyar promo di Area Parkir Dinas Lingkungan Hidup.

“Bank DKI telah menggelar acara Gebyar Promo sejak tanggal 22 Juni 2022 sampai dengan 30 Juni 2022 dengan beragam promo menarik. Acara yang digelar sejak 22 Juni 2022 tersebut digelar di lingkungan wilayah kantor Pemerintah Provinsi DKI Jakarta seperti Balaikota DKI Jakarta, Kantor Walikota hingga Kantor Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta. Program Gebyar Promo ini merupakan bentuk apresiasi kami kepada PNS di lingkungan Pemprov DKI Jakarta,” ucapnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Asep Kuswanto berharap, kegiatan ini bisa memberikan manfaat bagi peningkatan kesejahteraan karyawan kontrak atau Pegawai Tidak Tetap (PTT/PJLP/Honor/Kontrak) di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. “Semoga kolaborasi yang sudah terjalin saat ini dapat terus ditingkatkan. Kami berharap, Bank DKI selaku BUMD Pemprov DKI Jakarta dapat terus meningkatkan layanan kepada nasabah,” tutup Asep. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Purbaya Perpanjang Penempatan Dana di Bank Rp200 Triliun hingga September 2026

Poin Penting Purbaya Yudhi Sadewa memperpanjang penempatan dana pemerintah Rp200 triliun di bank BUMN hingga… Read More

46 mins ago

Allianz Life dan HSBC Indonesia Hadirkan Fund Global Berdenominasi Dolar AS

Poin Penting Allianz Life Indonesia, HSBC Indonesia, dan AllianzGI Indonesia meluncurkan Smartwealth Dollar Equity Global… Read More

1 hour ago

Profil Nasaruddin Umar, Menag yang Laporkan Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi ke KPK

Poin Penting Menag Nasaruddin Umar melaporkan penggunaan jet pribadi ke KPK sebagai bentuk transparansi dan… Read More

1 hour ago

IHSG Ditutup Perkasa di Level 8.396, Saham Top Gainers: MEGA, HATM, dan TEBE

Poin Penting IHSG menguat 1,50 persen ke level 8.396,08 pada Senin (23/2/2026), dengan 468 saham… Read More

1 hour ago

KPK Pastikan Menag Bebas Jeratan Pidana usai Laporkan Jet Pribadi dari OSO

Poin Penting KPK menyatakan Menag Nasaruddin Umar bebas sanksi pidana karena melaporkan dugaan gratifikasi jet… Read More

2 hours ago

Ipsos Ungkap Strategi E-Wallet agar Bisa Bersinar Tanpa Super App

Poin Penting E-wallet berkembang optimal melalui kolaborasi lintas platform dan bukan sekadar transformasi menjadi super… Read More

2 hours ago