Direktur Utama Bank DKI, Fidri Arnaldy (kedua dari kiri), menerima Sertifikat SNI ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan dari Vice President Certification Tuv Nord Indonesia, Dony Moehardono (tengah) dan disaksikan oleh Kepala Otoritas Jasa Keuangan Regional 1 DKI Jakarta dan Banten, Dhani Gunawan Idat (paling kanan), Komisaris Independen merangkap Plt. Komisaris Utama PT Bank DKI, Lukman Hakim (paling kiri), dan Direktur Antikorupsi Badan Usaha Kedeputian Pencegahan dan Monitoring Komisi Pemberantasan Korupsi, Aminudin (kedua dari kanan), di Jakarta, Senin 20 Desember 2021. Proses sertifikasi yang dimulai sejak bulan Juli 2021 dan dinyatakan selesai prosesnya pada bulan November 2021 ini menjadi panduan bagi Bank DKI dalam mengimplementasikan, mengevaluasi dan melakukan peningkatan yang berkelanjutan guna mencegah dan mendeteksi penyuapan, serta memberikan manfaat berupa proses bisnis yang semakin efisien, transparan, akuntabel serta meningkatkan kepercayaan stakeholder perusahaan.
Poin Penting OJK optimistis premi asuransi tumbuh pada 2026 seiring membaiknya konsolidasi industri dan penguatan… Read More
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting Ekonomi Indonesia tumbuh 5,11% (yoy) pada kuartal IV 2025, tertinggi dalam empat kuartal… Read More
Poin Penting Pemerintah resmi menghentikan subsidi motor listrik pada 2026, melanjutkan kebijakan tanpa insentif sejak… Read More
Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More
Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More