Perbankan

Bank DKI Semakin Adaptif Dalam Bertransformasi

Jakarta – Bank DKI terus berinovasi dengan melakukan transformasi yang adaptif, sebagai upaya perseroan dalam pengembangan pelayanan perbankan yang lebih cepat dan mudah kepada nasabah. Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Arie Rinaldi mengaku, berbagai langkah strategis terus dilakukan Bank DKI dalam rangka meningkatkan akses perbankan kepada masyarakat.

”Seiring transformasi yang dijalankan Perseroan, Bank DKI semakin adaptif dalam pengembangan berbagai aplikasi digital, seperti super apps JakOne Mobile, simple apps JakOne Pay, maupun JakOne Abank dan layanan digital lainnya seperti Cash Management System, serta pengembangan aplikasi digital lending untuk fasilitas kredit serta pembiayaan,” ujar Arie dikutip 6 April 2023.

Sementara dalam hal pelayanan transaksi non-tunai berbasis kartu, tambah Arie, Bank DKI terus memperluas akseptasi JakCard yang berfungsi sebagai kartu uang elektronik di berbagai moda transportasi DKI Jakarta, tiket masuk sejumlah museum serta tempat wisata kelolaan Pemprov dan BUMD DKI Jakarta, hingga transaksi di berbagai merchant yang bekerjasama dengan Bank DKI.

“Bank DKI secara aktif berinovasi, termasuk upaya maksimal dalam mengkomunikasikan produk, layanan, serta berbagai langkah kolaborasi strategis Bank DKI dalam rangka meningkatkan akses perbankan kepada masyarakat,” ungkapnya.

Langkah Bank DKI dalam mengkomunikasikan produk dan layanan perbankannya, mendapatkan apresiasi. Bank DKI pun menerima apresiasi berupa penghargaan sebagai 2nd The Best Indonesia Corporate Secretary & Communication Award 2023 (Gold Award) Category: Regional Development Bank Asset Rp40 triliub sd. Rp100 triliun atas keberhasilan Bank DKI dalam mempertahankan citra positif Perseroan. 

”Penghargaan ini merupakan apresiasi yang bernilai atas konsistensi Bank DKI dalam menginovasikan strategi komunikasi dengan mengadaptasi tren komunikasi terkini, sebagai upaya menjaga citra positif Perseroan. Bank DKI berkomitmen untuk selalu menghadirkan informasi secara transparan, akurat dan jelas, melalui berbagai saluran publikasi offline maupun online,” ungkap Direktur Utama Bank DKI, Fidri Arnaldy.

Bank DKI menutup tahun 2022 dengan capaian kinerja keuangan yang sangat baik. Hal ini terlihat dari peningkatan penyaluran kredit sepanjang tahun 2022 tumbuh 23,53% menjadi Rp48,37 triliun pada Desember 2022, dari Rp39,16 triliun di tahun sebelumnya. Pertumbuhan kredit ini didukung dengan kualitas aset yang sangat baik, dengan membaiknya indikator rasio kredit bermasalah (NPL) menjadi 1,75% pada Desember 2022 dari 2,98% pada Desember 2021. Sedangkan untuk Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 12,82% menjadi Rp65,10 triliun pada Desember 2022 dari Rp57,71 triliun pada Desember 2021.

Berbagai pencapaian kinerja impresif tersebut mendorong peningkatan laba bersih Bank DKI pada Desember 2022 menjadi Rp939,11 miliar, yang merupakan pencapaian laba tertinggi Perseroan sejak berdiri. Laba tumbuh 29,11% dibandingkan periode Desember 2021 sebesar Rp727,36 miliar. Hal ini juga seiring didukung adanya peningkatan total aset sebesar 11,51% menjadi Rp78,88 triliun pada Desember 2022, dari Rp70,74 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

OJK Targetkan Aset Asuransi Tumbuh hingga 7 Persen di 2026

Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More

30 mins ago

OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh hingga 12 Persen di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More

1 hour ago

Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only Jadi Alarm Keras Industri Pembiayaan

Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More

2 hours ago

OJK Wanti-wanti “Ormas Galbay” dan Jual Beli STNK Only Tekan Industri Pembiayaan

Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More

3 hours ago

Sidak Industri Baja, Purbaya Kejar Potensi Tunggakan Pajak Rp500 Miliar

Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More

3 hours ago

Bank Mandiri Catat Pembiayaan Berkelanjutan Rp316 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More

4 hours ago