Jakarta — Sempat viral di media sosial mengenai masih adanya mesin ATM yang mengeluarkan pecahan uang senilai Rp20.000 di salah satu bank, ternyata ATM denominasi Rp20.000 juga dimiliki oleh PT BPD DKI Jakarta (Bank DKI).
Bank milik Pemprov DKI Jakarta tersebut ternyata masih memiliki beberapa mesin ATM dengan denominasi Rp20.000, salah satunya berlokasi di Balaikota DKI Jakarta.
Ketika dikonfirmasi awak media di Jakarta (7//2/2020), Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Herry Djufraini membenarkan hal tersebut. “layanan penarikan uang tunai ATM pecahan Rp20.000 masih kami sediakan untuk mengakomodir kebutuhan masyarakat termasuk untuk usia pelajar seperti penerima Kartu Jakarta Pintar maupun Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul. Oleh karena itu, sejumlah ATM dengan pecahan tersebut kita tempatkan di beberapa lokasi segmented seperti di Universitas Pamulang,” tuturnya.
Per Februari 2020, Bank DKI telah memiliki 1.085 unit mesin ATM yang tersebar di Kantor Layanan Bank DKI, Kantor Pemprov DKI Jakarta, Kantor BUMD, Instansi Swasta dan Rumah Sakit, Fasilitas Umum, Pusat Perbelanjaan, dan Mobil Kas Keliling.
ATM Bank DKI juga menyediakan fitur pembayaran tagihan rutin seperti telepon, listrik, produk telekomunikasi, premi asuransi, Pajak Bumi dan Bangunan, dan perpanjangan Pajak Kendaraan Bermotor.
Meskipun menyediakan ATM untuk pecahan Rp20.000, Herry tetap menganjurkan untuk melakukan transaksi nontunai salah satunya dengan menggunakan JakOne Mobile. Aplikasi yang terdiri dari mobile banking dan mobile wallet ini memiliki sejumlah fitur menarik seperti Bayar Tagihan Semudah Update Status, di mana pembayaran tagihan telepon, tagihan PDAM, token listrik, BPJS Kesehatan, Zakat, Tiket Pesawat atau Kereta Api dan pembayaran tagihan lainnya dapat dilakukan lebih mudah, praktis dan tanpa ribet melalui JakOne Mobile. Bank DKI juga menawarkan kemudahan bagi nasabahnya lewat JakOne Mobile, antara lain pembayaran pajak PBB dan Pajak Kendaraan Bermotor Tahunan.
Baik ATM Bank DKI ataupun JakOne Mobile merupakan fasilitas yang dapat dipergunakan oleh nasabah Bank DKI dengan membuka tabungan Monas atau tabungan Simpeda. Dalam waktu dekat ini, terang Herry, pengguna tabungan Simpeda juga dapat mengikuti program undian nasional Tabungan Simpeda yang diselenggarakan oleh Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) dan memiliki kesempatan untuk mendapatkan hadiah total hingga miliaran rupiah. (*)
Oleh Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa minggu… Read More
Poin Penting IHSG turun 3,05% pada penutupan perdagangan 13 Maret 2026 ke level 7.137,21, diikuti… Read More
Poin Penting Banyak orang Indonesia gagal menabung karena pola keuangan yang keliru: penghasilan naik, pengeluaran… Read More
Poin Penting IHSG melemah 5,91% pada periode 9-13 Maret 2026 ke level 7.137,21, sementara kapitalisasi… Read More
Poin Penting IHSG melemah 5,91% selama pekan 9–13 Maret 2026 dan ditutup di level 7.137,21.… Read More
Poin Penting LPS mulai membayar klaim simpanan nasabah BPR Koperindo sebesar Rp14,19 miliar pada tahap… Read More