News Update

Bank DKI Bidik Bisnis Kawasan Industri Pulogadung

Jakarta–Dalam meningkatkan intermediasi perbankan, PT BPD DKI Jakarta (Bank DKI) mengincar tenant yang dikelola oleh PT. Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP) untuk pemasaran produk dan layanan Bank DKI.
Hal ini disampaikan oleh Direktur Bisnis Bank DKI, Antonius Widodo usai peresmian kantor layanan Bank DKI di kawasan Jakarta Industrial Estate Pulogadung, kemarjn.
Direktur Bisnis Bank DKI, Antonius Widodo menuturkan, bahwa penempatan kantor layanan Bank DKI di wilayah Kawasan Industri Pulogadung merupakan perwujudan dari kesepakatan bersama antara Bank DKI dengan JIEP pada November 2015. Ia juga menyampaikan kehadiran Bank DKI di Jakarta Industrial Estate Pulogadung juga merupakan perwujudan sinergi BUMD yang saling menguntungkan.
Lebih lanjut, Antonius Widodo menyampaikan Pemilihan lokasi Kantor Kas JIEP Pulogadung tentunya akan membawa manfaat tidak hanya bagi Bank DKI dan JIEP, tetapi juga bagi tenant-tenant yang dikelola oleh PT. JIEP. “PT JIEP memiliki usaha penyewaan lahan lebih kurang 500 hektar serta disewakan baik itu untuk lahan pabrik, gudang dan kantor oleh perusahaan dari berbagai sektor industri,” ujar Antonius Widodo dalam keterangan persnya.
Adapun sejumlah bisnis yang diincar oleh Bank DKI di antaranya adalah penataan sistem keuangan yang lebih aman, dan nyaman melalui Cash Management System dan Virtual Account Bank DKI untuk pembayaran sewa lahan dan tagihan sewa tenant, sistem e-gate dengan pembayaran melalui JakCard Bank DKI, serta payroll management.
Bank DKI juga berencana untuk menangkap potensi penyaluran kredit pembangunan proyek PT. JIEP serta berbagai fasilitas produk pembiayaan seperti KPR dan Kredit Multi Guna untuk karyawan PT JIEP dan tenant-tenant.
“Kehadiran Bank DKI di PT JIEP ini diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kepada PT JIEP serta memberikan added value PT JIEP dan tenant-tenant,” ujar Antonius Widodo.
Dengan diresmikannya Kantor Kas JIEP Pulogadung, maka Bank DKI secara keseluruhan telah memiliki 269 kantor layanan yang terdiri dari 33 kantor Cabang konvensional, 3 cabang syariah, 61 cabang pembantu, 12 cabang pembantu syariah, 94 kantor kas konvensional, 6 kantor kas syariah, 46 payment point dan 14 kantor fungsional. (*)

Paulus Yoga

Recent Posts

ACA Bayar Klaim Kerusakan Turbin PLN Batam

PT Asuransi Central Asia (ACA) membayarkan klaim senilai USD 11,04 juta kepada PT PLN Batam,… Read More

17 mins ago

Bank Mandiri Catat Fundamental Solid di 2025, Perkuat Intermediasi dan Peran sebagai Mitra Strategis Pemerintah

Bank Mandiri secara konsolidasi berhasil mencatatkan kinerja solid di sepanjang 2025 tercermin dari penyaluran kredit… Read More

24 mins ago

CIMB Niaga Bidik Transaksi Rp45 Miliar di Cathay Travel Fair 2026

Jakarta – PT Bank CIMB Niaga Tbk membidik nilai transaksi hingga Rp45 miliar dalam penyelenggaraan Cathay… Read More

31 mins ago

Gaya Hidup Menggeser Risiko Penyakit ke Usia Muda? Simak Persiapan Menghadapi Risikonya

Poin Penting WHO mencatat 74 persen kematian global disebabkan penyakit tidak menular, dengan 17 juta… Read More

45 mins ago

Laba BSI Tumbuh 8,02 Persen Jadi Rp7,57 Triliun di 2025

Poin Penting BSI membukukan laba bersih Rp7,57 triliun sepanjang 2025, naik 8,02 persen yoy, ditopang… Read More

2 hours ago

Standard Chartered Beberkan Peluang Investasi pada 2026

Poin Penting Standard Chartered mendorong portofolio yang disiplin, terstruktur (core, tactical, opportunistic), dan terdiversifikasi lintas… Read More

3 hours ago