Categories: Perbankan

Bank Diminta Bersinergi Perkuat Layanan Lelang

Jakarta–Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Bandar Lampung menyelenggarakan Sosialisasi Lelang Eksekusi Hak Tanggungan di ruang lelang KPKNL Bandar Lampung.

Kepala KPKNL Bandar Lampung, Khosim mengungkapkan, dengan adanya sosialisasi ini diharapkan dalam ke depannya tercipta sinergi yang lebih baik dengan pihak bank dalam pelaksanaan kegiatan lelang eksekusi hak tanggungan pada 2016.

Menurutnya, kegiatan sosialisasi ini dilakukan untuk menindaklanjuti hasil audit internal dengan Kanwil Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Lampung dan Bengkulu, hasil rapat koordinasi internal DJKN, dan keinginan untuk memperkuat pelayanan khususnya di bidang lelang.

Pejabat lelang sekaligus pelaksana Seksi Pelayanan Lelang, Zulfikar menambahkan, ada beberapa materi penting terkait pemberkasan dalam pelaksanaan lelang dan lelang ulang eksekusi hak tanggungan.

Sedangkan hal-hal yang patut menjadi perhatian bagi pihak bank sebagai penjual lelang diantaranya adanya, masa berlakunya Surat Keterangaan Pendaftaran Tanah (SKPT), surat pemberitahuan oleh pihak bank kepada debitur yang sering dijadikan materi dalam gugatan perdata ke pengadilan,

“Lalu pengumuman lelang, serta surat pernyataan tidak ada perubahan data fisik dan yuridis terhadap objek lelang (khusus lelang ulang),” ujarnya seperti dikutip dari laman Kemenkeu, di Jakarta, Jumat, 5 Februari 2015.

Selain mengenai pemberkasan, Zulfikar juga menyampaikan, review terkait pelaksanaan lelang eksekusi hak tanggungan di KPKNL Bandar Lampung selama ini. Beberapa hal yang menjadi perhatian, antara lain, berkas permohonan lelang tidak lengkap baik secara kualitas maupun kuantitas.

“Berikutnya surat pemberitahuan lelang kepada debitor, dan pengumuman lelang. Review ini menjadi krusial karena berhubungan erat dengan keabsahan hukum pelaksanaan lelang,” tukasnya.

Lelang internet (e-auction) pun menjadi materi yang dibahas karena sejak 2016, target pelaksanaan e-auction menjadi 25% dari frekuensi lelang. Oleh karena itu, diharapkan kerja sama dari pihak bank untuk mencapai target e-auction tersebut bersama dengan KPKNL Bandar Lampung. (*) Rezkiana Nisaputra

Paulus Yoga

Recent Posts

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

10 mins ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

51 mins ago

Rosan Mau Geber Hilirisasi Kelapa Sawit dan Bauksit di 2026

Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More

1 hour ago

Avrist General Insurance Resmikan Kantor Baru, Bidik Pertumbuhan Dua Digit 2026

Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More

2 hours ago

Dana Pemerintah di Himbara Minim Dampak, Ekonom Beberkan Penyebabnya

Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More

3 hours ago

Gita Wirjawan: Danantara Bakal Jadi Magnet WEF 2026

Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More

4 hours ago