Perbankan dan Keuangan

Bank DBS Fasilitasi Kredit Anak Usaha Indika Energy (INDY) Senilai USD50 Juta, Untuk Apa?

Jakarta – PT Indika Energy Tbk (INDY) melalui anak usahanya, yaitu PT Kariangau Gapura Terminal Energi (KGTE) telah menandatangani perjanjian fasilitas kredit dengan PT Bank DBS Indonesia (DBS) sebesar USD50 juta pada Rabu (20/9).

Perjanjian fasilitas antara KGTE dengan Bank DBS tersebut memiliki jangka waktu hingga tiga tahun enam bulan sejak tanggal penandatanganan tersebut berlangsung.

Baca juga: Bank Mandiri dan Bank DBS Salurkan Kredit Hijau ke TBS Energi

Berdasarkan keterbukaan informasi, Sekretaris Perusahaan INDY, Adi Pramono, menjelaskan bahwa, perjanjian fasilitas tersebut akan digunakan oleh KGTE untuk pembayaran atas fasilitas term loan sindikasi KGTE.

“Transaksi ini tidak berdampak material, namun akan meningkatkan likuiditas keuangan Perseroan,” ucap Adi dalam keterangannya dikutip, 24 September 2023.

Bersamaan dengan perjanjian fasilitas tersebut, PT Interport Mandiri Utama (IMU) juga melakukan penandatanganan perjanjian jaminan korporasi sebagai langkah untuk jaminan perjanjian fasilitas.

Baca juga: Strategi Bank DBS Bidik Nasabah Menengah Optimalkan Gaya Hidup

Lalu, perjanjian jaminan korporasi itu merupakan transaksi afiliasi yang menurut POJK No.42 Tahun 2022 Pasal 6 ayat (1) butir b. 3., diwajibkan untuk dilaporkan kepada OJK paling lambat pada akhir hari kerja ke-2 (kedua) setelah tanggal transaksi afiliasi.

Adapun, kedua perusahaan, yaitu IMU dan KGTE merupakan anak perusahaan yang dimiliki 100 persen oleh INDY secara tidak langsung. (*)

Editor: Rezkiana Nisaputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Prudential Indonesia Luncurkan PRUMapan, Sasar Kebutuhan Proteksi Generasi Sandwich

Poin Penting Prudential Indonesia meluncurkan PRUMapan, asuransi jiwa tradisional yang menyasar milenial dan Gen Z,… Read More

3 hours ago

Dana Abadi LPDP Tembus Rp180,8 Triliun, Intip Rincian Alokasi dan Penggunaannya

Poin Penting Dana abadi LPDP mencapai Rp180,8 triliun, dengan alokasi terbesar untuk pendidikan Rp149,8 triliun,… Read More

4 hours ago

MTF Telusuri Dugaan Tindak Pidana yang Mengatasnamakan Perusahaan

Poin Penting PT Mandiri Tunas Finance (MTF) melakukan penelusuran menyeluruh atas dugaan tindak pidana yang… Read More

4 hours ago

ISEI Dorong Reformulasi Kebijakan UMKM Lewat Industry Matching di Bogor

Poin Penting ISEI dorong kebijakan berbasis praktik lapangan melalui ISEI Industry Matching bersama YDBA untuk… Read More

4 hours ago

Bank Mandiri Siapkan Rp44 Triliun Uang Tunai untuk Kebutuhan Ramadan-Lebaran 2026

Poin Penting Bank Mandiri menyiapkan Rp44 triliun uang tunai untuk ATM/CRM selama 24 Februari-25 Maret… Read More

6 hours ago

LPDP Minta Maaf atas Polemik Alumni Berinisial DS

Poin Penting LPDP menyampaikan permintaan maaf atas polemik yang ditimbulkan alumni berinisial DS dan menilai… Read More

6 hours ago