Perbankan

Bank DBS Dorong Percepatan Digital UMKM di Indonesia

Jakarta – Aplikasi CARInih penyedia solusi bagi pelaku usaha khususnya di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), berkolaborasi bersama Smesco Indonesia dan Bank DBS Indonesia untuk meluncurkan program CARIpreneur yakni kompetisi bagi UMKM untuk mendukung percepatan penetrasi digital UMKM di Indonesia.

VP Institutional Banking Group PT Bank DBS Indonesia Ekaputra Inukertapati mengatakan, seiring dengan pertumbuhan digitalisasi pada sektor UMKM, Bank DBS Indonesia sudah secara aktif memberikan solusi perbankan yang mudah, aman, dan nyaman.

“Dalam mendukung program CARIpreneur, Bank DBS Indonesia berperan aktif mendampingi dan memberikan wawasan di bidang finansial dan inovasi teknologi sebagai bagian dari solusi perbankan digital,” ujar Ekaputra dalam keterangannya, 26 Agustus 2022.

Selain itu, untuk semakin mempercepat inklusi finansial di Tanah Air, Bank DBS Indonesia juga memiliki layanan untuk segmen ritel melalui fitur Bayar Ringkas, yang dalam waktu dekat ini dapat dimanfaatkan pengguna CARInih untuk melakukan transaksi secara mudah dan aman.

”Bank DBS Indonesia melihat CARIpreneur merupakan kompetisi yang bermanfaat bagi UMKM agar dapat semakin berkembang, bersaing secara sehat, dan berkontribusi secara positif bagi perekonomian Indonesia,” tambahnya.

Tan Leny Yonathan selaku Founder dan CEO CARInih berharap, UMKM dapat mengoptimalkan ajang kompetisi ini untuk lebih mengenalkan kreativitas dan inovasi melalui hasil karya, menambah ilmu dan pengetahuan dan mengoptimalkan penggunaan teknologi untuk pengembangan bisnis serta memperluas jaringan atau koneksi bisnis, semua dalam satu ekosistem di aplikasi CARInih.

“Sahabat UMKM di seluruh Indonesia dapat mengikuti program CARIpreneur, yang dimulai sejak 25 Agustus 2022 dan akan melalui tahapan seleksi, mengikuti rangkaian aktivitas antara lain berupa workshop berbagai topik seperti bagaimana membuat konten produk dengan caption menarik, sharing is caring mengenai banyak hal dari para partner ekosistem dan komunitas yang ahli di bidangnya,” jelas Leny.

Sebagai informasi, CARInih telah bergabung sebagai nasabah Bank DBS Indonesia sejak Desember 2021. Pada Februari 2022, CARInih telah terintegrasi dengan inovasi layanan perbankan korporasi digital dari Bank DBS Indonesia, salah satunya dengan produk DBS MAX QRIS (Quick Response Indonesia Standard) yang memberikan layanan penyelesaian kredit secara real time dengan memindai untuk membayar (scan and pay).

Kerja sama ini memberikan kemudahan bagi pelanggan dalam bertransaksi dan menjamin
kelancaran pembayaran kepada mitra. Ke depannya, CARInih dan Bank DBS Indonesia akan
melanjutkan kolaborasinya melalui peluncuran fitur digibank Bayar Ringkas pada aplikasi CARInih sebagai solusi instan bagi nasabah untuk melakukan transaksi online. (*) Irawati

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Transaksi MADINA Bank Muamalat Tembus Rp. 48 triliun pada akhir 2025.

Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More

3 hours ago

BTN Salurkan KUR Rp2,72 Triliun hingga Maret 2026, Perkuat Beyond Mortgage

Poin Penting BTN telah menyalurkan KUR Rp2,72 triliun hingga Maret 2026, didominasi KUR kecil (75%)… Read More

4 hours ago

Sejak 1976, BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah

Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More

4 hours ago

ALTO Luncurkan ASKARA Connect dan Collab, Perkuat Pengelolaan Transaksi Digital

Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More

4 hours ago

BTN Targetkan Penyaluran KPR Capai 400 Ribu Unit per Tahun

Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More

4 hours ago

ALTO Network Proses 30 Juta Transaksi Harian, QRIS jadi Kontributor Terbesar

Poin Penting ALTO Network memproses ~30 juta transaksi per hari hingga Maret 2026, dengan kontribusi… Read More

4 hours ago