Ilustrasi: Pelayanan Bank Danamon. (Foto: istimewa)
Jakarta – PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) optimis pertumbuhan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) akan tumbuh 20 persen di tahun 2024.
Head Consumer Funding & Wealth Business Bank Danamon, Ivan Jaya mengatakan KPR merupakan salah satu penggerak pertumbuhan kredit di Danamon.
“Saya rasa akan tumbuh kami KPR kalau sudah bisa membukukan seperti itu (tahun 2023) itu kami juga akan menyasar minimum pertumbuhannya 20 persen,” kata Ivan kepada Wartawan di Bogor, dikutip, Jumat 12 Juli 2024.
Baca juga: Bank Danamon Bidik DPK Naik hingga 15 Persen di 2024
Adapun di tahun 2023, tambah Ivan, KPR Danamon tumbuh positif di angka 30 persen secara tahunan (yoy).
“Jadi kalau untuk KPR seperti yang tadi kami jelaskan merupakan salah satu motor untuk penggerak pertumbuhan loans. Jadi tahun lalu itu kami tumbuh secara yoy hampir lebih dari 30 persen, sehingga sekarang outstandingnya juga tumbuh baik,” jelasnya.
Ivan juga menjelaskan strateginya dalam mencapai target pertumbuhan KPR di tahun 2024, yakni di antaranya berkerja sama dengan developer dan broker untuk menggunakan produk dari Danamon dari sisi KPR, serta program Super Deal yang bisa membuat bunga KPR lebih ringan.
Baca juga: Duh! OJK Sebut Jerat Pinjol Bikin Kalangan Anak Muda Sulit Dapat Kerja Hingga KPR
“Kami sebut juga ada program Super Deal juga apabila dengan melakukan penempatan dana, bunga KPR-nya juga bisa lebih murah kaya gitu, jadi kami juga melakukan inovasi disitu sehingga itu menjadi salah satu motor pengerak kami untuk pertumbuhan kredit di bagian konsumer,” ungkapnya.
Sebagai informasi, dari sisi intermediasi, berdasarkan laporan posisi keuangan yang dipublikasikan, Danamon telah berhasil menyalurkan kredit senilai Rp136,68 triliun per Mei 2024. (*)
Editor: Galih Pratama
Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan bahwa informasi yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa… Read More
Poin Penting OJK mendorong keterbukaan informasi pasar modal melalui sistem pelaporan elektronik AKSes KSEI dan… Read More
Poin Penting Penjualan emas BSI tembus 2,18 ton hingga Desember 2025, dengan jumlah nasabah bullion… Read More
Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More
Poin Penting Permata Bank mulai mengkaji pengembangan produk BNPL/paylater, seiring kebijakan terbaru regulator, namun belum… Read More