Perbankan

Bank Danamon Catat Laba Bersih Tumbuh Double Digit Jadi Rp2,8 T di Q3 2025

Poin Penting

  • Bank Danamon mencatat laba bersih Rp2,8 triliun hingga Q3 2025, didukung penurunan biaya kredit dan efisiensi operasional.
  • Total kredit Rp196,2 triliun naik 5% yoy, sementara DPK mencapai Rp170,3 triliun naik 14% yoy.
  • Aset Semakin Kuat — Rasio LAR turun ke 9%, NPL coverage naik ke 274,9%, dan NPL bruto membaik ke 1,8%.

Jakarta – PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN), anggota grup finansial MUFG, mencatatkan laba bersih konsolidasian sebesar Rp2,8 triliun hingga kuartal III 2025, tumbuh 21 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).

Pertumbuhan laba tersebut ditopang oleh penurunan biaya kredit yang konsisten serta pertumbuhan sehat pada penyaluran kredit dan penghimpunan dana.

Sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2025, pendapatan operasional konsolidasian Bank Danamon mencapai Rp14,4 triliun, meningkat 1 persen yoy.

Sementara itu, pre-provision operating profit (PPOP) tumbuh 2 persen yoy menjadi Rp6,4 triliun, seiring beban operasional yang stabil dibandingkan periode tahun sebelumnya.

Baca juga: Bank Danamon Targetkan 30 Persen Pembiayaan Berkelanjutan dalam 5 Tahun

Direktur Utama BDMN, Daisuke Ejima, menjelaskan bahwa sepanjang sembilan bulan pertama pada 2025, kinerja bisnis yang positif itu merupakan hasil dari komitmen Danamon membangun bisnis dengan pertumbuhan dan profitabilitas berkelanjutan, implementasi tata kelola perusahaan dan manajemen risiko yang baik, serta dengan selalu mengedepankan prinsip kehati-hatian.

“Melalui strategi tumbuh bersama sebagai satu grup finansial, Danamon selalu berupaya menjadi penyedia solusi finansial terbaik bagi nasabah, bersama dengan MUFG sebagai perusahaan induk, anggota grup perusahaan, dan para mitra strategis,” ucap Daisuke dalam keterangan resmi dikutip Minggu, 2 November 2025.

Lalu, dalam aspek intermediasi, per 30 September 2025, Danamon mencatatkan total kredit dan trade finance konsolidasian sebesar Rp196,2 triliun, tumbuh 5 persen yoy.

Baca juga: Kolaborasi Danamon, Manulife, dan Prasmul Hadirkan Produk Tabungan-Asuransi Jiwa

Pertumbuhan total kredit dan trade finance ditopang pertumbuhan 9 persen pada kredit lini bisnis Enterprise Banking and Financial Institution, 12 persen pada lini bisnis Consumer Banking, beserta dengan pertumbuhan 6 persen pada kredit lini bisnis SME Banking.

Sedangkan, dari sisi penghimpunan dana, total simpanan pihak ketiga yang dihimpun konsolidasian sebesar Rp170,3 triliun, tumbuh 14 persen yoy. Dari jumlah tersebut, jumlah pendanaan granular yang dihimpun tumbuh sebesar 4 persen yoy.

Adapun, capaian profitabilitas dan pertumbuhan bisnis tersebut diiringi dengan kualitas aset yang tetap terjaga. Rasio loan-at-risk (LAR), dengan turut memperhitungkan penundaan pembayaran sebagai akibat dari pandemi COVID-19, membaik 250 basis poin yoy mencapai 9,0 persen.

Kemudian, rasio cakupan NPL atau NPL coverage ratio mencapai 274,9 persen, meningkat 260 basis poin yoy. Rasio NPL bruto membaik 20 basis poin yoy mencapai 1,8 persen. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Kriminalisasi Kredit Macet: Banyak Analis Kredit yang Minta Pindah Bagian dan Bahkan Rela Resign

Oleh Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group EKONOMI politik perbankan Indonesia sedang sakit.… Read More

12 mins ago

KCIC Pastikan Whoosh Aman di Tengah Cuaca Ekstrem, Sensor Berjalan Optimal

Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More

13 hours ago

RI-Jepang Teken MoU Rp384 T, DPR Soroti Realisasi di Lapangan

Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More

14 hours ago

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, RI Desak Investigasi dan Evaluasi UNIFIL

Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More

14 hours ago

Saham Bank INFOBANK15 Bergerak Variatif di Akhir Pekan, Ini Rinciannya

Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More

20 hours ago

BEI Rangkum 5 Saham Pemberat IHSG Pekan Ini

Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More

20 hours ago