News Update

Bank Commonwealth Bidik Pertumbuhan Dana Kelolaan Wealth Management 20%

Jakarta– PT Bank Commonwealth mengaku akan terus menggenjot segmen bisnis pengelolaan dana nasabah prioritas atau wealth management miliknya. Tak tanggung-tanggung, pihaknya mentargetkan pertumbuhan dana kelolaan yang terdiri dari asset under management alias AUM dan Dana Pihak Ketiga (DPK) hingga 20% secara year on year (yoy) di 2019.

Head of Wealth Management & Client Growth Bank Commonwealth Ivan Jaya menyebut, sentimen positif dari dalam dan luar negeri juga dinilai turut ambil andil dalam perkembangan bisnisnya tersebut.

“Tahun ini kami membidik pertumbuhan dana kelolaan 15 persen hingga 20 persen,” kata Ivan disela menghadiri acara Infobank 16th Banking Service Excellence Awards 2019 di Ritz-Carlton Jakarta, Kamis 27 Juni 2019.

Dirinya menilai, meredanya tensi perang dagang serta usainya kontestasi pemilu menjadi stimulus bisnis wealth management. Kondisi tersebut dinilai membuat para investor dapat lebih positif melihat pasar keuangan saat ini.

“Situasi sudah mulai membaik, trade war yang kemarin sedang panas dan sudah mulai mereda menurut saya dengan hasil politik dalam negeri juga kondisif membaik,” tambah Ivan.

Tak hanya itu, pihaknya juga terus mengembangkan aplikasi teranyar yang dikembangkan Bank Commonwealth bersama perusahaan teknologi finansial (tekfin) bernama SmartWealth. Dengan aplikasi tersebut, para nasabah setianya dapat dengan mudah memantau perkembangan dan kondisi pasar dalam maupun luar negeri. (*)

Suheriadi

Recent Posts

Kriminalisasi Kredit Macet: Banyak Analis Kredit yang Minta Pindah Bagian dan Bahkan Rela Resign

Oleh Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group EKONOMI politik perbankan Indonesia sedang sakit.… Read More

3 hours ago

KCIC Pastikan Whoosh Aman di Tengah Cuaca Ekstrem, Sensor Berjalan Optimal

Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More

16 hours ago

RI-Jepang Teken MoU Rp384 T, DPR Soroti Realisasi di Lapangan

Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More

17 hours ago

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, RI Desak Investigasi dan Evaluasi UNIFIL

Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More

17 hours ago

Saham Bank INFOBANK15 Bergerak Variatif di Akhir Pekan, Ini Rinciannya

Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More

23 hours ago

BEI Rangkum 5 Saham Pemberat IHSG Pekan Ini

Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More

24 hours ago