Bank Commonwealth Bidik Pertumbuhan Kredit 18% Pada 2019
Jakarta– PT Bank Commonwealth mengaku akan terus menggenjot segmen bisnis pengelolaan dana nasabah prioritas atau wealth management miliknya. Tak tanggung-tanggung, pihaknya mentargetkan pertumbuhan dana kelolaan yang terdiri dari asset under management alias AUM dan Dana Pihak Ketiga (DPK) hingga 20% secara year on year (yoy) di 2019.
Head of Wealth Management & Client Growth Bank Commonwealth Ivan Jaya menyebut, sentimen positif dari dalam dan luar negeri juga dinilai turut ambil andil dalam perkembangan bisnisnya tersebut.
“Tahun ini kami membidik pertumbuhan dana kelolaan 15 persen hingga 20 persen,” kata Ivan disela menghadiri acara Infobank 16th Banking Service Excellence Awards 2019 di Ritz-Carlton Jakarta, Kamis 27 Juni 2019.
Dirinya menilai, meredanya tensi perang dagang serta usainya kontestasi pemilu menjadi stimulus bisnis wealth management. Kondisi tersebut dinilai membuat para investor dapat lebih positif melihat pasar keuangan saat ini.
“Situasi sudah mulai membaik, trade war yang kemarin sedang panas dan sudah mulai mereda menurut saya dengan hasil politik dalam negeri juga kondisif membaik,” tambah Ivan.
Tak hanya itu, pihaknya juga terus mengembangkan aplikasi teranyar yang dikembangkan Bank Commonwealth bersama perusahaan teknologi finansial (tekfin) bernama SmartWealth. Dengan aplikasi tersebut, para nasabah setianya dapat dengan mudah memantau perkembangan dan kondisi pasar dalam maupun luar negeri. (*)
Poin Penting IHSG berpeluang menguat untuk menguji level 9.030–9.077, namun investor diminta waspada potensi koreksi… Read More
Poin Penting Rupiah melemah di awal perdagangan Senin (12/1/2026) sebesar 0,17 persen ke level Rp16.847… Read More
Jakarta – Harga emas untuk produk Galeri24 dan UBS yang diperdagangkan pada Senin, 12 Januari 2026 di… Read More
Oleh Eko B. Supriyanto, Chairman Infobank Media Group MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut para… Read More
Poin Penting BTN rebranding e’Batarapos menjadi Tabungan BTN Pos sebagai langkah strategis memperluas inklusi keuangan… Read More
Poin Penting Aliran modal asing masuk Rp1,44 triliun di awal Januari 2026, mayoritas mengalir ke… Read More