Jakarta–PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk (MCOR) tidak membagikan dividen pada tahun ini untuk memperkuat struktur permodalan perusahaan.
Hal tersebut disepakati pemegang saham lewat Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang digelar pada hari ini, Selasa, 30 Mei 2017.
Rapat memutuskan sekitar 97,72 persen dari laba bersih 2016 digunakan untuk laba ditahan. Sedangkan 2,2 persen tersisa akan digunakan sebagai cadangan wajib.
“Penggunaan mayoritas laba untuk laba ditahan ini untuk memperkuat modal perusahaa,” kata Direktur Utama CCB Indonesia Li Guo Fu.
Rapat juga menerima pengunduran diri Yang Xio Jun sebagai direksi sekaligus menyetujui pengangkatan Yang Aimin dan Qi Jiangong sebagai komisaris utama dan komisaris bank CCB Indonesia. Sebagai catatan, hingga akhir tahun lalu perseroan berhasil mengumpulkan laba bersih sebesar Rp22,17 miliar.
Hingga akhir tahun ini, CCB Indonesia menargetkan rasio permodalan sebesar 15,84 persen, atau lebih rendah dari tahun lalu. Penurunan rasio permodalan ini merupakan salah satu strategi untuk menggenjot pertumbuhan kredit keangka 81,7 persen menjadi Rp14,9 triliun.
Sedangkan untuk laba, menurut Li, Bank China Construction Bank Indonesia membidik pertumbuhan sebesar 118 persen menjadi Rp173 miliar. (*)
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting DPR meminta pemerintah memprioritaskan keselamatan WNI di Iran, menyusul eskalasi demonstrasi besar akibat… Read More
Poin Penting OJK menilai praktik jual beli kendaraan STNK only mengancam industri multifinance, karena melemahkan… Read More
Poin Penting Dirut BTN Nixon LP Napitupulu dinobatkan sebagai Bankers of The Year 2025 oleh… Read More
Poin Penting Spin off UUS menjadi BUS merupakan kewajiban sesuai POJK No. 12/2023 bagi UUS… Read More
Poin Penting Perdagangan internasional menghadapi tantangan besar, mulai dari volatilitas geopolitik, perubahan kebijakan global, hingga… Read More
Poin Penting Peningkatan belanja pemerintah, khususnya untuk program prioritas seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), dinilai… Read More