Jakarta – PT Bank Bukopin Tbk dan PT Capital Life Indonesia hari ini melaksanakan seremoni penandatanganan kerjasama penjualan Bancassurance Referensi terkait produk bank untuk Asuransi Jiwa Kredit Capital Life.
Direktur Operasi & Teknologi Informasi Bank Bukopin, Adhi Brahmantya menjelaskan bahwa melalui kerjasama ini diharapkan Bank Bukopin dapat memproteksi para debitur dengan jaminan perlindungan berupa asuransi jiwa kredit yang disediakan oleh Capital Life Indonesia.
“Kami berharap kerjasama ini dapat terus dikembangkan kedepannya untuk memperkuat positioning pada segmen kredit Konsumer Bank Bukopin, seperti Kredit Pemilikan Rumah dan Kredit Serba Guna,” kata Adhi di Jakarta, Kamis, 2 Agustus 2018.
Baca juga: Genjot Penyaluran KPR, Bank Bukopin Gandeng BSD
Adhi berharap, kerjasama ini kedepan bisa diperluas lagi. Pasalnya Bank Bukopin telah menyiapkan sejumlah program strategis untuk memacu pertumbuhan kinerja, diantaranya dengan memacu pertumbuhan aset yang berkualitas, pengembangan fee based income, efisiensi operasional, memperbaiki struktur Dana Pihak Ketiga dan menyiapkan bisnis masa depan melalui bisnis start up dan aliansi fintech.
“Serta menjangkau nasabah baru dari generasi milenial,” jelasnya.
Sejalan dengan itu, Direktur Utama Capital Life Indonesia, Antony Japari menjelaskan kerjasama ini dapat memberikan pilihan manfaat proteksi yang Iebih baik bagi debitur Bank Bukopin.
“Selain itu kerjasama ini juga diharapkan dapat mendukung strategi bisnis Bank Bukopin,” tambah Antony. (*)
Poin Penting Prudential Indonesia meluncurkan PRUMapan, asuransi jiwa tradisional yang menyasar milenial dan Gen Z,… Read More
Poin Penting Dana abadi LPDP mencapai Rp180,8 triliun, dengan alokasi terbesar untuk pendidikan Rp149,8 triliun,… Read More
Poin Penting PT Mandiri Tunas Finance (MTF) melakukan penelusuran menyeluruh atas dugaan tindak pidana yang… Read More
Poin Penting ISEI dorong kebijakan berbasis praktik lapangan melalui ISEI Industry Matching bersama YDBA untuk… Read More
Poin Penting Bank Mandiri menyiapkan Rp44 triliun uang tunai untuk ATM/CRM selama 24 Februari-25 Maret… Read More
Poin Penting LPDP menyampaikan permintaan maaf atas polemik yang ditimbulkan alumni berinisial DS dan menilai… Read More