Medan – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) siap melebarkan sayap bisnisnya di Sumatera Utara (Sumut) baik dari segi pendanaan maupun penyaluran kredit. Pengembangan bisnis yang dilakukan dengan menggandeng berbagai institusi di Sumatera Utara baik perguruan tinggi, pemerintah daerah, BUMD maupun swasta.
Direktur Utama Bank BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan, transformasi yang dilakukan perseroan telah berhasil meningkatkan pelayanan kepada nasabah, sehingga Bank BTN makin optimistis dalam memperluas ekspansi bisnisnya ke berbagai daerah, salah satunya Sumatera Utara.
Baca juga: Genjot Pangsa Pasar KPR Non Subsidi, Begini Strategi BTN
“Di Sumatera Utara ini, kami telah banyak menjalin kerjasama dengan berbagai institusi seperti dengan Universitas Sumatera Utara (USU) yang memiliki potensi dan pengelolaan yang sangat besar,” kata Nixon pada acara penyerahan bantuan TJSL Bank BTN kepada USU Medan, Senin, 23 Agustus 2023.
Nixon mengungkapkan, potensi pengelolaan dana dan penyaluran kredit kepada civitas akademika USU sangat besar. Pasalnya, saat ini USU memiliki 15 Fakultas dan Program Pascasarjana, dengan 44.000 mahasiswa serta 1.582 dosen pengajar.
“Saat ini Bank BTN telah bekerjasama dengan 8 Fakultas, untuk pembayaran gaji (Payroll) Pegawai Non PNS dan pembayaran SPP Mahasiswa. Tidak hanya itu kami juga kerjasama payroll dengan Rumah Sakit USU,” tegasnya.
Di sisi lain, Nixon mengungkapkan, terkait pemberian bantuan TJSL kepada USU, Bank BTN menyalurkan TJSL berupa bantuan untuk sarana dan prasarana Pendidikan berupa ruang seminar untuk Program Studi (Prodi) S1 Ekonomi Pembangunan dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera Utara.
Baca juga: Agar Mampu Bersaing, Bank BTN Rangkul UMKM untuk Go Digital
“Bantuan ini diharapkan bisa meningkatkan fasilitas proses belajar melalui penyediaan ruang seminar mahasiswa. Sehingga ruang seminar bisa dipergunakan untuk pelaksanaan diskusi secara modern guna mendukung hasil riset dan penelitian yag lebih baik,” papar Nixon.
Menurut Nixon, kerja sama Bank BTN dengan USU sudah banyak dilakukan, namun perseroan berharap terus menjalin kerjasama yang lebih intens lagi baik dalam pengelolaan dana maupun penyaluran kredit.
“Saya bangga bisa menjalankan kerjasama dengan USU untuk lebih baik lagi. Ini juga bagian dari proses transformasi dan TJSL lebih efektif ke dana pendidikan, kami lebih fokus ke dunia pendidikan karena negera ini butuh pendidikan lebih baik di Indonesia,” katanya. (*)
Poin Penting BNI membukukan laba bersih Rp20 triliun sepanjang 2025, ditopang pertumbuhan kredit 15,9% ke… Read More
Poin Penting KB Bank melalui GenKBiz Yogyakarta mendukung wirausaha muda berbasis ESG dengan program inkubasi… Read More
Poin Penting OJK berencana menaikkan batas minimum free float emiten menjadi 15 persen dari saat… Read More
Poin Penting KBMI 1 mencakup 59 bank atau 56 persen bank umum nasional. Meski aset… Read More
Poin Penting BSI resmi berstatus Persero sejak 23 Januari 2026 dan menegaskan fokus penguatan bisnis… Read More
Poin Penting CFX pangkas biaya transaksi hingga 50% untuk meningkatkan daya saing kripto nasional. Biaya… Read More