Bank Kesejahteraan; Dorong kredit konsumer. (Foto: panoramio.com)
Jakarta– PT Bank Kesejahteraan Ekonomi (Bank BKE) mengaku terus menggenjot bisnis Kredit Pemilikan Rumah (KPR) miliknya yang baru digeluti selama satu tahun.
Tak tanggung-tanggung, pihanya membidik pertumbuhan signifikan sebesar 500% dalam bisnis KPR-nya tersebut.
“Kira harapkan tumbuh 500% hanya untuk KPR saja. Memang target market kita baru,” kata Direktur Bisnis Bank BKE Joice F. Rosandi di Jakarta, Kamis 5 September 2019.
Dirinya menjelaskan, selama satu tahun berjalan, bisnis KPRnya telah tumbuh sekitar 200%. Oleh karena itu pada tahun ini pihaknya cukup optimis mencapai target tersebut.
” Pada bulan Desember 2018 saja portofolio Rp34 miliar sekarang sudah mencapai capai Rp84 miliar untuk KPR,” tambah Joice.
Sebagai informasi, bisnis BKE Bank memang masih tumbuh. Hingga semester I/2019 saja, total portofolio Kredit Bank BKE mencapai Rp3,35 triliun atau tumbuh 3,5% Year on Year (YoY).
Sedangkan untuk Dana Pihak Ketiga (DPK) juga masih tumbuh 7,6 persen yoy menjadi Rp3,54 triliun. Dari kinerja kredit dan DPK tersebut membuat rasio kredit terhadap simpanan (Loan to Deposit Ratio/LDR) bank longgar, dari 98,32 persen menjadi 94,61 persen. (*)
Poin Penting PT Bank Amar Indonesia Tbk menyatakan siap memenuhi ketentuan permodalan baru jika OJK… Read More
Poin Penting AXA Mandiri menjaga stabilitas permodalan melalui pengawasan ketat terhadap rasio solvabilitas (Risk Based… Read More
Poin Penting BTN memperluas layanan consumer banking dan beyond mortgage, termasuk kartu kredit, BNPL, dan… Read More
Poin Penting KISI menyiapkan 7–8 perusahaan untuk IPO tahun 2026, meliputi sektor perbankan, pariwisata, pertambangan,… Read More
Poin Penting AXA Mandiri mencatat pendapatan premi Rp10 triliun pada 2025, dengan produk unitlink menyumbang… Read More
Poin Penting Suku Bunga BI Tetap: BI menahan suku bunga acuan (BI Rate) pada level… Read More