BJB PWNU
Bandung – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Barat untuk memberdayakan dan meningkatkan ekonomi berbasis keumatan.
Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb Widi Hartoto menjelaskan ruang lingkup MoU ini meliputi berbagai hal mulai dari pemberdayaan dan peningkatan ekonomi berbasis Keumatan di lingkungan PWNU Jabar, funding, lending, Pembukaan Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) bank bjb, serta Pembukaan layanan bjb Laku Pandai.
Selain itu, terdapat layanan perbankan yang membantu dan memudahkan PWNU Jabar dalam melakukan transaksi perbankan meliputi Pemasangan QRIS bank bjb, Pengutipan zakat melalui channel bank bjb, Pemanfaatan Kartu ATM Co-Branding bank bjb, Penggunaan Layanan Informasi Keuangan Perbankan, dan Jasa layanan perbankan lainnya sesuai dengan kesepakatan.
“Sinergi dan Kolaborasi bank bjb dengan PWNU Jabar akan saling menguntungkan bagi kedua belah pihak serta dapat meningkatkan ekonomi keumatan,” ujar Widi pada keterangannya, 1 April 2022.
PWNU Jabar sendiri memiliki Lembaga dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) di seluruh Kabupaten Kota di Jabar. Selain itu, terdapat ribuan Pesantren, Masjid, Asrama, dan Perguruan Tinggi di Lingkungan PWNU Jabar beserta dengan ratusan ribu Santri dan Santriwati juga Pengajar/Ustadz dan Kyai.
Widi menyebut, kerja sama bank bjb dengan PWNU Jabar membuka peluang untuk melakukan cross selling produk-produk bank bjb lainnya antara lain Internet Banking Corporate, Payroll Service, Virtual Account, serta jasa perbankan lainnya.
“PWNU Jabar memiliki massa besar dengan ±60% warga Jawa Barat merupakan anggota dari Nahdlatul Ulama Jawa Barat sehingga banyak sekali potensi yang bisa dikerjasamakan dengan bank bjb demi meningkatkan kesejahteraan umat,” kata Widi.
Adapun penandatanganan MoU bank bjb dengan PWNU Jabar dihadiri Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Dihadiri pula Ketua PWNU Jabar Juhadi Muhamad, Rois Syuriah PWNU Jabar Abun Bunyamin beserta para pengurus lainnya, serta Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi didampingi Direktur Komersial dan UMKM Nancy Adistyasari, Direktur IT, Treasury & International Banking Rio Lanasier dan insan bjb yang lainnya. (*)
Editor: Rezkiana Nisaputra
Poin Penting IHSG diproyeksi lanjut melemah pada awal pekan, dengan kisaran support di 6.800–6.915 dan… Read More
Oleh Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group EKONOMI politik perbankan Indonesia sedang sakit.… Read More
Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More
Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More
Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More