Jakarta – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk (BJBR) atau bank bjb memiliki berbagai keunggulan di sektor infrastruktur teknologi informasi (TI). Saat ini bank bjb terus mengembangkan produk-produk digital yang dapat memanjakan nasabah melalui layanan-layanan “fintech like”, sehingga nasabah dapat mengaksesnya tanpa harus datang ke bank, dimana saja, kapan saja dapat dilakukan melalui gadget-nya masing-masing.
Bank bjb juga akan terus beradaptasi menyesuaikan dengan tren yang terus berkembang untuk mengoptimalkan layanan digital bagi nasabah dan masyarakat.
Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb Widi Hartoto menyampaikan, berbagai keunggulan yang dimiliki bank bjb tersebut, dapat digunakan oleh institusi lain, seperti Bank Pembangunan Daerah (BPD) lain yang menjalin sinergi dengan bank bjb.
“Dengan berbagai keunggulan tersebut, BPD yang bersinergi tentunya dapat memanfaatkan hal-hal tersebut secara bersama-sama untuk efisiensi, mendorong kinerja bisnis, tentu dengan semangat saling menguntungkan,” ucap Widi, Rabu, 16 Febuari 2022.
Agar semakin optimal melayani nasabah dan meningkatkan manfaat kepada shareholder, bank bjb pun terus memperkuat sisi teknologi. Juga membangun ekosistem digital yang lebih masif dengan bekerjasama dengan lembaga fintech.
Karena itu, dalam waktu dekat bank bjb akan melakukan kerja sama dengan perusahaan IT berskala internasional demi memperkuat pondasi digital. Kolaborasi kerja sama dengan perusahaan IT ini nantinya akan membuat kinerja BJBR lebih baik.
Hal ini juga sejalan dengan visi dan misi perseoran untuk terus meningkatkan pemanfaatan teknologi digital. Juga, menjadi bukti komitmen bank bjb dalam membangun ekosistem digital yang lebih masif.
Dia menjelaskan, bank bjb akan terus melakukan kolaborasi dan inovasi digital, agar memberikan keamanan dan kemudahan bagi nasabah dalam bertransaksi melalui bank bjb untuk memenuhi berbagai kebutuhan digital banking. (*)
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More