Jakarta – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk dalam waktu dekat akan melakukan kerja sama dengan Perusahaan IT berskala internasional demi memperkuat pondasi digital.
Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb Widi Hartoto mengaku yakin kolaborasi kerja sama dengan perusahaan IT ini nantinya akan membuat kinerja BJBR lebih baik. Hal ini juga sejalan dengan visi dan misi perseoran untuk terus meningkatkan pemanfaatan teknologi digital.
“bank bjb akan segera melakukan kerja sama dengan berbagai perusahaan IT berskala internasional, menjadi bukti komitmen bank bjb dalam membangun ekosistem digital yang lebih masif,” ujarnya, Sabtu, 12 Febuari 2022.
Dia menjelaskan bank bjb akan terus melakukan kolaborasi dan inovasi digital agar memberikan keamanan dan kemudahan bagi nasabah dalam bertransaksi melalui bank bjb untuk memenuhi berbagai kebutuhan digital banking.
Selain itu, kata Widi, nasabah juga akan semakin dimanjakan melalui layanan layanan “fintech like” yang bank bjb sediakan, tanpa harus datang ke bank, dimana saja dilakukan melalui gadget-nya masing-masing. Kami lihat tren ini terus berkembang dan kami tentu beradaptasi.
“bank bjb terus mengoptimalkan layanan digital untuk nasabah dan masyarakat” katanya. menurutnya, dengan bekerjasama bersama perusahaan teknologi ini, bank bjb akan semakin kuat memegang ekosistemnya, yang tentu akan memberikan nilai positif dalam kinerja jangka pendek maupun jangka panjang.
Adapun perusahaan IT ini merupakan perusahaan penyedia jasa teknologi terkemuka di dunia.
“Inovasi dan kolaborasi merupakan kunci dalam memenangkan persaingan ke depan sehingga dukungan layanan digital,” kata Widi. (*)
Poin Penting Bank Mandiri memastikan Livin’ by Mandiri tetap stabil dan beroperasi 24 jam untuk… Read More
Poin Penting Pemerintah menetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret… Read More
Poin Penting Bank Mandiri memberangkatkan lebih dari 10.000 pemudik gratis menggunakan 215 bus ke berbagai… Read More
Poin Penting Laba bersih ASSA naik 81% menjadi Rp596,6 miliar pada 2025. Pendapatan konsolidasi mencapai… Read More
Poin Penting APLN mencatat penjualan dan pendapatan usaha Rp3,57 triliun pada 2025. Penjualan rumah tinggal… Read More
Poin Penting Kemacetan mudik di tol utamanya disebabkan bottleneck di gerbang transaksi, bukan semata lonjakan… Read More