Perbankan

Bank Banten Mau Gelar RUPSLB Awal 2026, Intip Agendanya

Poin Penting

  • Bank Banten akan menggelar RUPSLB pada 21 Januari 2026 di Gedung Negara Provinsi Banten, Serang, pukul 10.00 WIB.
  • Agenda utama rapat meliputi persetujuan pengunduran diri Direktur Bisnis Bambang Widyatmoko serta perubahan susunan pengurus perseroan.
  • Pemanggilan RUPSLB dilakukan sesuai ketentuan POJK dan menjadi bagian dari penguatan tata kelola serta struktur manajemen menuju kinerja 2026.

Jakarta – PT Bank Pembangunan Daerah Banten (Perseroda) Tbk atau Bank Banten akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 21 Januari 2026 di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, mulai pukul 10.00 WIB.

Merujuk keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), 31 Desember 2025, agenda utama RUPSLB Bank Banten tersebut adalah meminta persetujuan pemegang saham atas pengunduran diri Direktur Bisnis Perseroan serta perubahan susunan pengurus perusahaan.

Manajemen menegaskan bahwa pemanggilan ini dilakukan sesuai ketentuan POJK Nomor 33/POJK.04/2014 mengenai Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik, serta mengacu pada Anggaran Dasar Perseroan.

Baca juga: Pemprov Banten, Kabupaten Lebak, dan Kota Serang Lanjutkan Pengelolaan RKUD di Bank Banten

Dalam mata acara pertama, Bank Banten akan mengajukan persetujuan atas pengunduran diri Direktur Bisnis Bambang Widyatmoko yang sebelumnya telah disampaikan melalui surat bertanggal 19 November 2025

Adapun pada mata acara kedua, pemegang saham akan dimintai persetujuan atas perubahan susunan Direksi dan/atau Dewan Komisaris sebagai bagian dari pemenuhan POJK Nomor 55/POJK.03/2016 terkait penerapan tata kelola bank umum.

Pemanggilan rapat ini sekaligus menjadi sinyal adanya dinamika struktural di tubuh Bank Banten, seiring upaya perseroan memperkuat manajemen dan tata kelola menuju kinerja yang lebih solid di 2026.

Baca juga: Tahun 2025 KUB Efektif, Tahun 2026 Bank Banten Siap Melesat

Kinerja Bank Banten

Sampai dengan akhir November 2025, total aset Bank Banten telah menembus double digit mencapai Rp10,02 triliun atau meningkat 32,7 persen dari posisi aset di akhir Desember 2024, yang hanya menyentuh angka Rp7,55 triliun.

Sedangkan realisasi kredit yang diberikan mencapai Rp4.66 triliun atau naik 21 persen dari posisi per 31 Desember 2024. Dana Pihak Ketiga meningkat tajam 43 persen mencapai Rp6,95 triliun.

Pertumbuhan bisnis juga diikuti dengan perbaikan kualitas kredit yang jauh semakin membaik, dengan ratio non performing loan (NPL) gross turun menjadi 5,10 persen.

Berdasarkan kinerja tersebut, Bank Banten berhasil membukukan laba bersih Rp41,93 miliar di November 2025. Capaian laba ini telah melampaui pecapaian pada Desember 2024 yang sebesar Rp39,33 miliar. (*)

Galih Pratama

Recent Posts

KPK Tetapkan Wali Kota Madiun Maidi Tersangka Pemerasan dan Gratifikasi

Poin Penting Wali Kota Madiun Maidi jadi tersangka KPK atas dugaan pemerasan proyek, dana CSR,… Read More

41 mins ago

Bupati Pati dan 3 Kades Jadi Tersangka, KPK Bongkar Kasus Pemerasan Calon Perangkat Desa

Poin Penting Bupati Pati Sudewo dan 3 Kades ditetapkan tersangka oleh KPK terkait dugaan pemerasan… Read More

1 hour ago

Masuki Fase Titik Balik, Bank Muamalat Bidik Pertumbuhan Agresif pada 2026

Poin Penting Bank Muamalat bidik pertumbuhan agresif 2026 dengan pembiayaan tumbuh 60% dan dana pihak… Read More

2 hours ago

Medan Ekstrem, Pemprov Sulsel Gelontorkan Rp2,5 M untuk Operasi SAR Pesawat ATR

Poin Penting Pemprov Sulsel mengalokasikan dana Rp2,5 miliar untuk mendukung operasi pencarian pesawat ATR 42-500… Read More

2 hours ago

Generali Indonesia Umumkan Pemenang “Youth Empowerment Social Media Competition”

Generali Indonesia menggelar Youth Empowerment Social Media Competition, sebuah inisiatif yang mengajak generasi muda dan… Read More

3 hours ago

Wow! Modal Jumbo Rp445 Miliar Siap Disuntikkan ke BPD Bali, Ini Sasarannya

Poin Penting Pemprov Bali menyuntikkan modal Rp445 miliar ke BPD Bali untuk memperkuat pertumbuhan bisnis… Read More

5 hours ago