Jakarta — PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk (Bank Banten) melakukan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dengan PT Capital Life Indonesia (Capital Life) Tentang Penutupan dan Pengelolaan Asuransi Jiwa Kumpulan Capital Proteksi Kredit Bagi Debitur Bank Banten, yang diadakan di kantor Capital Life Sona Topas Tower, Jakarta (15/12).
Penandatanganan Kerja Sama ini dihadiri oleh Direktur Utama Bank Banten Fahmi Bagus Mahesa, serta Direktur Utama PT Capital Life Indonesia Antony Japari dan Komisaris Utama PT Capital Life Indonesia Hengky Setiono.
“Kerja sama antara Bank Banten dengan Capital Life ini diharapkan dapat memberikan manfaat optimal khususnya proteksi bagi nasabah. Untuk ke depannya Bank Banten akan lebih menggali kerja sama, terlebih untuk rencana penjajakan Bank Banten dalam program Kredit Pemilikan Rumah (KPR),” jelas Fahmi.
Selain kerja sama dengan Bank Banten, Capital Life juga memperluas kerja sama bancassurance dengan bank-bank di Indonesia. “Kami yakin bahwa distribusi bancassurance masih akan berkembang di beberapa tahun kedepan,” ujar Antony Japari selaku Direktur Utama PT Capital Life Indonesia.
Sementara itu, hingga triwulan III tahun 2017 kredit yang diberikan Bank Banten meningkat 42,4 persen menjadi sebesar Rp4,54 triliun secara setahunan yang dihasilkan dari pengembangan bisnis baru yaitu kredit konsumer dan kredit komersial.
Peningkatan kredit juga mendongkrak pertumbuhan total aset menjadi sebesar Rp7,04 triliun, meningkat sebesar 43,4 persen secara setahunan. Sedangkan untuk Dana Pihak Ketiga meningkat sebesar 51,7 persen menjadi sebesar Rp5,74 triliun secara setahunan yang dikuti dengan perbaikan komposisi CASA. (*) Dicky F Maulana
Poin Penting GoPay kini bisa tarik tunai tanpa kartu di seluruh ATM BRI dan Bank… Read More
Poin Penting BRI Kanwil Jakarta II menambah kuota mudik gratis menjadi 2.750 pemudik dengan 55… Read More
Poin Penting BRI Life menghadirkan asuransi digital MODI-MOtraveling untuk melindungi pemudik Lebaran 2026 dari risiko… Read More
Poin Penting Adira Finance memberangkatkan 300 pemudik dari Jabodetabek menuju Solo dan Yogyakarta melalui program… Read More
Poin Penting Bank Indonesia membeli Surat Berharga Negara (SBN) Rp86,16 triliun hingga 16 Maret 2026,… Read More
Poin Penting BI menegaskan tidak membatasi transaksi valuta asing, tetapi memperketat kewajiban dokumen underlying untuk… Read More