Perbankan

Bank-bank BUMN Dapat Likuditas Tambahan Rp114 Triliun

Jakarta – Direktur Bisnis Mikro BRI, Supari mengatakan Himbara (Himpunan Bank-Bank Milik Negara) akan mendapat tambahan likuiditas sebesar Rp114 triliun dari Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) Bank Indonesia (BI) yang ditingkatkan menjadi 4 persen.

Angka tersebut bisa dicapai jika perbankan dapat memenuhi target dari yang ditentukan oleh BI dalam kebijakan ini.

Baca juga: Pengumuman! BI Tambah Insentif Likuiditas Perbankan, jadi Segini Besarannya

“Kalau nanti menjdi 4 persen kita mencapai target menujuj 4 persen itu, maka itung-itungan Himbara itu akan dapat tambahan likuiditas Rp114 triliun,” ujar Supari, di Hotel Kempinksi Jakarta, Rabu 13 September 2023.

Sebelumnya, Himbara telah mendapatkan likuiditas sebesar Rp104 triliun dari kebijakan KLM yang lalu. Artinya Himbara akan mendapat tambahan sebanyak Rp10 triliun.

Sementara itu, dari angka total tersebut PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) akan mendapat likuiditas sebesar Rp44 triliun.

“BRI dapat Rp44 triliun. Itu kan ruang bank untuk melakukan pembiayaan yang lebih luas lagi, tambah kapastias,” pungkasnya.

Baca juga: BI Jamin Kebijakan Insentif Likuiditas Tak Akan Ganggu Stabilitas Sistem Keuangan

Sebagai informasi, Bank Indonesia (BI) memperkuat stimulus kebijakan makroprudensial untuk mendorong pertumbuhan kredit atau pembiayaan perbankan melalui implementasi Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) bagi Bank Umum Konvensional (BUK) dan Bank Umum Syariah (BUS)/Unit Usaha Syariah (UUS) yang akan berlaku sejak 1 Oktober 2023. (*)

Editor: Rezkiana Nisaputra

Irawati

Bergabung dengan Infobanknews.com sejak April 2022. Lulusan Universitas Budi Luhur ini bertugas meliput isu ekonomi makro, moneter & fiskal, perbankan, hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Biar Nggak Tekor, Ini Cara Atur THR dan Jaga Kesehatan saat Lebaran

Poin Penting THR menjadi momentum menata keuangan, mulai dari kewajiban, utang, tabungan, hingga perlindungan finansial.… Read More

6 hours ago

BI Tetap Siaga di Pasar Jaga Rupiah selama Libur Panjang Nyepi dan Idul Fitri

Poin Penting BI tetap siaga memantau rupiah selama libur Lebaran, termasuk melalui pasar offshore meski… Read More

8 hours ago

Dampak Perang Timur Tengah, BI Tarik Sinyal Penurunan Suku Bunga

Poin Penting BI tidak lagi memberi sinyal penurunan suku bunga akibat meningkatnya risiko global dari… Read More

9 hours ago

BSN Jalin Kerja Sama dengan Ekosistem Properti Syariah Indonesia

Kerjasama ini juga membuka ruang bagi pengembangan bisnis terutama inisiatf mendukung program pemerintah dalam pengembangan… Read More

9 hours ago

Porsi Pembiayaan Meningkat, Maybank Indonesia Perkuat Pembiayaan SME Syariah

Poin Penting PT Bank Maybank Indonesia Tbk memperkuat pembiayaan SME syariah sebagai pilar utama pengembangan… Read More

11 hours ago

Libur Panjang Nyepi dan Idul Fitri, Tarif LRT Jabodebek Dipatok Maksimal Rp10.000

Poin Penting PT Kereta Api Indonesia (Persero) menetapkan tarif maksimal LRT Jabodebek sebesar Rp10.000 selama… Read More

11 hours ago