Perbankan

Bank Amar Bidik UMKM untuk Perkuat Ekonomi Digital

Poin Penting

  • Bank Amar fokus pada UMKM untuk memperluas akses pembiayaan digital dan mendorong pertumbuhan ekonomi digital.
  • Digitalisasi perbankan dipercepat, termasuk pencatatan keuangan UMKM agar lebih mudah mendapat pembiayaan formal.
  • Pemanfaatan teknologi AI digunakan untuk mempercepat underwriting dan meningkatkan akurasi analisis nasabah.

Jakarta – PT Bank Amar Indonesia Tbk menempatkan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai fokus utama strategi bisnis di tengah pemulihan ekonomi digital.

Direktur Utama Amar Bank, Vishal Tulsian, mengatakan pendekatan ini bertujuan membuka akses pembiayaan yang lebih luas bagi pelaku UMKM yang selama ini belum terlayani optimal oleh sistem keuangan formal.

“Melalui solusi keuangan digital yang mudah diakses, kami ingin mendorong UMKM tumbuh lebih produktif dan kompetitif,” ujar Vishal.

Baca juga: Kredit Amar Bank Melesat 35 Persen di 2025, Dorong Pertumbuhan Laba

Ia menilai digitalisasi perbankan mampu memangkas hambatan akses pembiayaan melalui proses yang lebih sederhana dan cepat, sekaligus meningkatkan keamanan layanan.

Senior Vice President of MSME Amar Bank, Josua Sloane Solagracia, mengatakan layanan Amar Bank Bisnis dirancang untuk membantu pelaku usaha membangun sistem administrasi dan pencatatan keuangan yang lebih tertata.

Menurut dia, pencatatan keuangan yang rapi menjadi faktor penting agar UMKM dapat dinilai layak oleh lembaga keuangan. “Dengan rekam jejak yang jelas, peluang mendapatkan pembiayaan formal menjadi lebih besar,” ujarnya.

Baca juga: Bank Raya Paparkan Kinerja 2025, Transformasi Bank Digital Kian Menguat

Dari sisi teknologi, Direktur Teknologi Informasi dan Operasional Amar Bank, Kevin Kane, menyebut perseroan terus mengembangkan infrastruktur digital, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Ia mengatakan teknologi tersebut digunakan untuk mendukung proses underwriting secara real-time serta analisis perilaku nasabah, sehingga pengambilan keputusan menjadi lebih cepat dan akurat.

Langkah Amar Bank ini mencerminkan upaya perbankan digital dalam memperluas inklusi keuangan sekaligus mendorong UMKM sebagai motor pertumbuhan ekonomi nasional. (*)

Editor: Yulian Saputra

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Hasil Investigasi PBB: TNI Tewas di Lebanon Akibat Peluru Tank Israel

Poin Penting Temuan PBB menyebutkan peluru yang menewaskan prajurit TNI pada 29 Maret ditembakkan dari… Read More

9 mins ago

BI Catat DPK Valas Bank Capai Rp1.367,2 Triliun per Februari 2026

Poin Penting BI mencatat DPK valas Februari 2026 sebesar Rp1.367,2 triliun, relatif stabil dibanding Januari,… Read More

13 mins ago

Bank Dunia Pangkas Pertumbuhan Ekonomi RI 2026 jadi 4,7 Persen

Poin Penting World Bank memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia melambat menjadi 4,7 persen pada 2026, turun… Read More

33 mins ago

Ahli Usul RUU Perampasan Aset Difokuskan Jerat Pejabat Publik

Poin Penting: Para pakar meminta RUU Perampasan Aset dibatasi untuk kejahatan serius dan fokus pada… Read More

57 mins ago

Keterbatasan Akses Pembiayaan Masih jadi Tantangan UMKM

Poin Penting Akses pembiayaan UMKM masih terbatas; banyak pelaku usaha bergantung pada modal pribadi/keluarga akibat… Read More

2 hours ago

IHSG Sesi I Ditutup Melemah ke 7.268, Sektor Industri Pimpin Pelemahan

Poin Penting IHSG melemah tipis 0,15% ke level 7.268,03 pada penutupan sesi I perdagangan (9/4).… Read More

3 hours ago