Poin Penting
- PT Bank Aladin Syariah Tbk bersama PMI DKI Jakarta dan Masjid Jendral Sudirman menggelar donor darah, melibatkan karyawan dan masyarakat umum
- PMI menyiapkan kuota hingga 100 kantong darah untuk membantu memenuhi kebutuhan rumah sakit
- Kegiatan ini menegaskan peran Bank Aladin Syariah tak hanya sebagai institusi bisnis, tetapi juga dalam mendorong dampak sosial.
Jakarta – PT Bank Aladin Syariah Tbk (Bank Aladin Syariah) berkolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta dan Masjid Jendral Sudirman menggelar kegiatan donor darah di kawasan Sudirman, Jakarta.
Tidak hanya melibatkan karyawan Bank Aladin Syariah, kegiatan donor darah ini juga membuka partisipasi masyarakat sekitar.
PMI DKI Jakarta menyediakan kuota maksimal 100 kantong darah dalam kegiatan ini, yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan darah di berbagai rumah sakit.
Baca juga: Bank Aladin Syariah Cetak Rapor Biru di 2025, Laba Melonjak 304 Persen jadi Rp150,71 Miliar
Corporate Secretary Head PT Bank Aladin Syariah Tbk, Ratna Wahyuni, menyampaikan bahwa kegiatan donor darah merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Melalui kegiatan donor darah ini, kami ingin mengajak lebih banyak pihak untuk turut berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan yang sederhana namun memiliki arti besar dalam menyelamatkan nyawa,” jelas Ratna dikutip 16 April 2026.
Melalui kegiatan ini, lanjut Ratna, Bank Aladin Syariah berharap dapat terus mendorong partisipasi aktif dari karyawan dan masyarakat dalam berbagai kegiatan social.
“Jadi tak hanya sekadar bisnis, tetapi kami juga memberikan dampak sosial yang berkelanjutan,” tambahnya.
Baca juga: Bank Aladin Syariah Perkuat Ekosistem dan Social Finance untuk Dorong Pertumbuhan 2026
Hingga Desember 2025, Bank Aladin Syariah mencatatkan total aset Rp14,4 triliun. Adapun jumlah nasabah aktif yang tumbuh 35,5 persen secara year on year.
“Ini mencerminkan semakin luasnya penerimaan masyarakat terhadap layanan perbankan syariah digital yang inklusif,” tutup Ratna. (*)








