Poin Penting
Jakarta – PT Bank Aceh Syariah angkat suara terkait beredarnya informasi promo undian yang mengatasnamakan perseroan di media sosial.
Klarifikasi ini menyusul munculnya unggahan klaim tautan pendaftaran undian Bank Aceh yang beredar di media sosial. Postingan tersebut diketahui tersebar melalui akun Facebook pada 6 Januari 2026.
Adapun isi unggahan tersebut mencantumkan informasi sebagai berikut:
“KHUSUS Nasabah Bank BPD Aceh Yg sudah Aktif Menggunakan Aplikasi Action Mobile ( MBanking )
Hadiah Utama:
Untuk melanjutkan pendaftaran kupon undian BANK BPD ACEH, Klik daftar”
Dalam unggahan tersebut juga disertakan menu pendaftaran. Saat diklik, pengguna akan diarahkan ke tautan berikut:
“http://ach-regestrasi-cs kupon.my.id/?fbclid=IwY2xjawPMIv9leHRuA2FlbQIxMQBicmlkETFkVUw5V2hxSVV4eGVrU093c3J0YwZhcHBfaWQQMjIyMDM5MTc4ODIwMDg5MgABHtfXVp3-txk41W4TEidFw7Eg3UeNKuMslu9F-N8alP0vR_tpT1Mu7a20txFc_aem_TTdbVaYAIetIESwe8WPhuw”.
Baca juga: Strategi Maybank Indonesia Tangkal Serangan Siber yang Makin Masif
Melalui akun Instagram resmi Bank Aceh @bankacehofficial, manajemen menegaskan bahwa informasi promo undian tersebut tidak benar alias hoaks. Perseroan pun mengimbau masyarakat, khususnya para nasabah, agar tetap waspada terhadap informasi palsu yang mengatasnamakan Bank Aceh.
Baca juga: Ajakan Tarik Dana Massal di Bank BUMN Dinilai Berbahaya, Ini Penjelasannya
“Di tengah banyaknya informasi yang beredar, kami mengimbau untuk nasabah harap berhati-hati terhadap promo undian palsu yang mengatasnamakan Bank Aceh, dengan jangan mudah tergiur oleh iming-iming hadiah,” tulis manajemen Bank Aceh.
Manajemen juga meminta masyarakat untuk selalu melakukan pengecekan ulang terhadap kebenaran informasi dan memastikan sumber yang digunakan merupakan kanal resmi sebelum mempercayai atau menyebarkannya.
Selain itu, Bank Aceh turut membagikan ciri-ciri informasi palsu, antara lain berasal dari sumber yang tidak jelas atau bukan akun resmi, menggunakan judul sensasional yang memicu kepanikan, serta mengajak masyarakat untuk segera mengklik, mendaftar, atau membagikan informasi.
“Bank Aceh menyatakan tidak pernah meminta PIN, OTP, atau data sensitif lainnya. Cek layanan resmi di linkin.bio/bankaceh,” tutup pernyataan manajemen. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting MR.DIY Indonesia menargetkan pembukaan sekitar 270 toko baru pada 2026. Ekspansi didukung arus… Read More
Poin Penting Ekonom Permata Bank menilai geopolitik dan pasar global menjadi tantangan ekonomi 2026. Konflik… Read More
Poin Penting Jasindo masih memverifikasi kerusakan aset akibat bencana di sejumlah wilayah Sumatra. Nilai kerugian… Read More
Poin Penting Ekonom Permata menilai kepemimpinan baru OJK diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan pasar. Transformasi integritas… Read More
Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) atau Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (BKDI) mengadakan ICDX… Read More
Poin Penting KPK resmi menahan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas terkait kasus kuota haji.… Read More