Keuangan

Banjir Aceh dan Sumatra, Sun Life Indonesia Salurkan Bantuan Kemanusiaan Rp1,19 Miliar

Poin Penting

  • Sun Life Indonesia menyalurkan bantuan CAD100.000 (Rp1,19 miliar) untuk korban banjir dan longsor di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara melalui Save the Children.
  • Fokus kebutuhan darurat
    Bantuan diprioritaskan untuk akses air bersih, penyediaan portable water filters, water tank, serta distribusi ke wilayah terisolasi dengan transportasi udara.
  • Dukungan berkelanjutan
    Sun Life Indonesia juga memberi kemudahan layanan dan klaim bagi nasabah terdampak sebagai wujud komitmen kemanusiaan dan kepercayaan jangka panjang.

Jakarta – Sun Life Indonesia memberikan dukungan bagi masyarakat yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara dengan menyalurkan bantuan sebesar CAD100.000 atau setara Rp1,19 miliar. 

Bantuan tersebut disalurkan melalui Save the Children untuk mendukung upaya tanggap bencana dan pemulihan di wilayah yang mengalami kerusakan parah. Sejumlah daerah terdampak bahkan masih terisolasi akibat terputusnya akses jalan, listrik, dan jaringan komunikasi.

Presiden Direktur Sun Life Indonesia, Albertus Wiroyo, menuturkan bahwa bencana ini meninggalkan dampak yang sangat berat bagi banyak keluarga di Sumatra. Melalui bantuan tersebut, Perseroan ingin memastikan kehadirannya sebagai pendamping yang dapat dipercaya.

“Melalui dukungan yang disalurkan, Sun Life berharap dapat membantu mempercepat pemulihan masyarakat, sekaligus menguatkan kembali harapan mereka untuk bangkit. Sun Life Indonesia akan terus berada di sisi nasabah dan masyarakat, terutama pada saat-saat ketika mereka paling membutuhkan,” kata Albertus dalam keterangan resmi dikutip, Minggu, 14 Desember 2025.

Baca juga: Sun Life dan CIMB Niaga Kenalkan Dua Produk Berdenominasi USD

Di sisi lain, Sun Life Indonesia menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas bencana yang terjadi pada 26 November lalu. Dalam hal ini Perseroan berdiri bersama masyarakat terdampak, khususnya mereka yang tinggal di wilayah yang masih sulit dijangkau, guna memastikan bantuan dapat diberikan secara cepat dan tepat sasaran.

Adapun bantuan difokuskan pada kebutuhan paling mendesak, mulai dari penyediaan akses air bersih melalui portable water filters (air siap minum) dan water tank, hingga penggunaan transportasi udara seperti helikopter untuk mengangkut bantuan ke daerah yang masih terisolasi.

Kemudahan Layanan bagi Nasabah

Selain bantuan kemanusiaan, Sun Life Indonesia memastikan seluruh nasabah yang terdampak bencana memperoleh kemudahan layanan, termasuk dalam proses klaim, agar nasabah tetap mendapatkan dukungan di tengah kondisi darurat.

Melalui langkah ini, Sun Life Indonesia menegaskan perannya sebagai institusi yang telah dipercaya selama 30 tahun dalam mendampingi masyarakat Indonesia di berbagai tahapan kehidupan.

Baca juga: Strategi Sun Life Gaet Generasi Muda

Pendekatan yang konsisten, empatik, dan berorientasi pada solusi menjadi bagian dari komitmen Sun Life Indonesia untuk terus menjadi mitra tepercaya bagi nasabah dan komunitas di seluruh Indonesia. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Airlangga Klaim Penerapan WFH Bisa Hemat APBN Rp6,2 Triliun

Poin Penting Kebijakan WFH berpotensi menghemat APBN sebesar Rp6,2 triliun dari kompensasi BBM, serta menekan… Read More

12 mins ago

Pemerintah Resmi Berlakukan WFH ASN, Bagaimana dengan Pekerja Swasta?

Poin Penting Pemerintah menetapkan kebijakan WFH bagi ASN satu hari per minggu (setiap Jumat) mulai… Read More

19 mins ago

LPS Siapkan Pembayaran Klaim Simpanan Nasabah BPR Pembangunan Nagari

Poin Penting LPS mulai verifikasi nasabah PT BPR Pembangunan Nagari per 31 Maret 2026, menyusul… Read More

26 mins ago

Ada 5.688 Aduan Mis-selling Asuransi, Total Kerugian Tembus Rp790 Miliar

Poin Penting Tercatat 5.888 aduan mis-selling PAYDI (2020–pertengahan 2025), dengan 686 kasus terbukti dan 5.004… Read More

3 hours ago

IHSG Ditutup Lanjut Melemah 0,61 Persen ke Level 7.048

Poin Penting IHSG ditutup turun 0,61 persen ke level 7.048,22. Mayoritas sektor dan seluruh indeks… Read More

4 hours ago

BGN Hentikan Sementara 1.256 SPPG di Indonesia Timur, Ini Alasannya

Poin Penting BGN menghentikan sementara 1.256 SPPG di Indonesia Timur mulai 1 April 2026. Penghentian… Read More

4 hours ago