Snapshot

Bangun Pasar Komersial TI di Indonesia

(Kiri-kanan) Value Added Distributors Manager IBM Indonesia, Angela Arlina, Division Head Infrastructure, Cloud & Managed Services PT Pratesis, Sukarto Kartono dan IBM Product Manager Tech Data Advanced Solutions Indonesia Alexander Wibowo dalam penyerahan penghargaan dari IBM dan Tech Data Advanced Solutions Indonesia secara simbolis sebagai bentuk apresiasi Commercial Market Engagement di Jakarta (23/10).

Program ini merupakan salah satu program dari IBM Indonesia & Tech Data Advanced Solutions Indonesia dalam melibatkan mitra bisnis membangun pasar komersial TI. Perkembangan teknologi dan informasi semakin dinamis sehingga menuntut perusahaan-perusahaan untuk memiliki infrastruktur TI yang baik serta mampu mencakup seluruh kebutuhan didalam perusahaan. (*)

Paulus Yoga

Recent Posts

Tandatangani Kerja Sama, Pemkab Serang Resmi Pindahkan RKUD ke Bank Banten

Poin Penting Pemkab Serang resmi memindahkan RKUD ke Bank Banten, ditandai penandatanganan PKS pada 9… Read More

6 hours ago

Transaksi MADINA Bank Muamalat Tembus Rp. 48 triliun pada akhir 2025.

Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More

7 hours ago

BTN Salurkan KUR Rp2,72 Triliun hingga Maret 2026, Perkuat Beyond Mortgage

Poin Penting BTN telah menyalurkan KUR Rp2,72 triliun hingga Maret 2026, didominasi KUR kecil (75%)… Read More

8 hours ago

Sejak 1976, BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah

Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More

8 hours ago

ALTO Luncurkan ASKARA Connect dan Collab, Perkuat Pengelolaan Transaksi Digital

Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More

8 hours ago

BTN Targetkan Penyaluran KPR Capai 400 Ribu Unit per Tahun

Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More

9 hours ago