Ekonomi dan Bisnis

Bangun Layanan Terintegrasi, Blibli Tiket Penuhi 90 Persen Kebutuhan Masyarakat RI

Jakarta – Platform e-commerce Blibli terus berinovasi untuk memberikan layanan yang semakin efisien dan efektif kepada masyarakat Indonesia. Salah satu cara yang ditempuhnya, yakni membangun ekosistem terpadu Blibli Tiket. Dalam ekosistem tersebut, Blibli menggandeng agen perjalanan daring (OTA) Tiket.com, serta jaringan retail modern Ranch Market.

Kusumo Martanto selaku Chief Executive Officer (CEO) dan Co-Founder Blibli menyatakan bahwa Blibli, Tiket.com, dan Ranch Market saling terintegrasi telah memenuhi 90 persen kebutuhan masyarakat Indonesia melalui kanal daring maupun luring. Kusumo menjelaskan, ekosistem itu dibentuk berlandaskan visi jangka panjang untuk menjadi ekosistem perdagangan dan lifestyle.

“Soalnya kalau kita jadi ekosistem tapi tak jadi pilihan, kan kurang oke ya. Dari situ, kita merasa dengan ekosistem ini kita bisa jadi lebih (efisien dan komprehensif dalam pelayanan) antara Blibli, Tiket, dan Ranch,” ujar Kusumo pada acara “Kenal Lebih Dekat Ekosistem Blibli Tiket” di Jakarta, Senin, 22 Juli 2024.

Baca juga: Warga RI Doyan Belanja Online, Transaksi Tembus   Rp347 Triliun Selama 2023

Ketiga perusahaan itu menjadi satu dalam ekosistem yang ada melalui format omnichannel demi memudahkan hidup masyarakat Indonesia dalam memenuhi kebutuhannya sehari-hari. Kusumo katakan, pihaknya terus mempelajari pola behavior konsumen di Indonesia.

Menurutnya, Indonesia sebagai negara besar memiliki populasi masyarakat muda yang besar, serta bertumbuh pula ekonominya. Selain menyukai aktivitas belanja atau shopping, orang-orang muda di Indonesia juga menyukai experience. Oleh karenanya, gabungan ketiga enterprise itu melalui format omnichannel bisa mengintegrasikan pengalaman yang dibutuhkan konsumen.

“Yang penting buat kita adalah konsumennya. Konsumennya butuhnya apa sih, sukanya apa sih, makanya kita melihat pentingnya ini kita bertiga bersatu, kita integrasikan agar kita bisa berikan lebih baik lagi bagi pelanggan kita. Dan tentunya kita harus sustainable, bisa berikan nilai tambah ke konsumen, business partner, dan semua stakeholder yang ada,” jelasnya.

Blibli Tiket Paylater

Sementara itu, George Hendrata selaku CEO Tiket.com, menerangkan, melalui ekosistem yang terbangun ini, pihaknya menyediakan layanan Blibli Tiket Paylater yang adalah metode pembayaran buy now pay later terbanyak digunakan pada platform digital di Indonesia, di mana penggunanya kini mencapai 220.000 lebih pengguna.

Blibli Tiket Paylater yang ditopang oleh Indodana Finance ini turut menyediakan berbagai program diskon menarik yang dapat dimanfaatkan oleh konsumen, seperti salah satunya loyalty membership. Loyalty membership ini ada program Silver di mana konsumen bisa mendapatkan 10.000 poin di Ranch/Farmers Market setiap hari Selasa.

“Kalau enam tahun dapat 25.000 poin, gratis ongkir di Blibli enam kali seminggu loh. Belum lagi kalau kita masuk Gold, benefit yang tadi ditambah lagi bisa dapat 10 persen diskon untuk staycation di hotel. Belum lagi kita masuk Platinum, ada delapan kali gratis ongkir seminggu. Lalu, 25.000 poin setiap Selasa dapat dari Farmers Market, 50.000 poin kalau enam tahun,” tuturnya.

Baca juga: Riset Populix: Sinergi Ritel Offline dan Online Penting Akomodasi Kebiasaan Belanja Konsumen RI

“Nah, yang Diamond lebih gila lagi. Sepuluh kali seminggu itu gratis ongkir. Belum lagi 50.000 poin setiap Selasa di Ranch/Farmers Market, 75.000 poin untuk yang enam tahun, diskon sampai 50 persen hotel plus free transport and lunch,” bebernya lagi.

George tambahkan, dengan penggabungan data dari ketiga konsumen pada setiap enterprise di ekosistem terpadu itu, pihaknya jadi lebih mengenali pelanggan, yang mana akan menciptakan rekomendasi yang lebih relevan, sehingga pihaknya lebih paham apa yang perlu direkomendasikan agar lebih tepat sasaran. (*) Steven Widjaja

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Laporan dari Sidang Kasus Kredit Macet Sritex: Saksi Ahli, Bebaskan Para Bankir

Oleh: Tim Redaksi Infobank Semarang – Ada yang sangat kacau di negeri ini. Bukan soal… Read More

22 mins ago

Catat Kinerja Solid di 2025, Tugu Insurance Terus Memperkuat Fundamental Bisnis

Tugu Insurance/TUGU telah mencatatkan kinerja solid sepanjang tahun buku 2025 dengan membukukan laba bersih sebesar… Read More

10 hours ago

Purbaya Pertimbangkan Barter Geo Dipa untuk Akuisisi PNM

Poin Penting Kemenkeu mempertimbangkan skema pertukaran PNM dengan Geo Dipa untuk memperkuat penyaluran KUR. Fokus… Read More

11 hours ago

Resmi! BRI Bagikan Dividen Rp52,1 Triliun, Cek Nilai per Sahamnya

Poin Penting BRI membagikan dividen tunai Rp52,1 triliun atau Rp346 per saham untuk Tahun Buku… Read More

11 hours ago

Tren Kinerja Positif, Bank Banten Kelola RKUD Pemkab Serang

Dengan tren pencapaian kinerja perusahaan yang gemilang hingga Tahun 2025, Bank Banten berhasil dipercaya dan… Read More

11 hours ago

Ahli Tegaskan Kasus Sritex Bukan Korupsi, Eks Dirut Bank Jateng Dinilai Tak Layak Dipidana

Poin Penting Dua ahli hukum menilai kasus kredit macet Sritex merupakan ranah perdata dan risiko… Read More

11 hours ago