Categories: Keuangan

Bangun Infrastruktur, Eximbank Pinjami ADHI Rp1 Triliun

Jakarta–Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (Indonesia Eximbank) memberikan pinjaman kepada PT Adhi Karya Tbk (Persero) sebesar Rp1 triliun.

Pinjaman ini akan digunakan Adhi Karya untuk membiayai proyek-proyek konstruksi di dalam maupun luar negeri guna mendukung aktivitas ekspor.

“Fasilitas ini akan dipergunakan oleh PT Adhi Karya (Persero) Tbk untuk mengerjakan proyek – proyek di bidang konstruksi dan infrastruktur baik di dalam maupun di luar negeri yang mendukung aktivitas ekspor nasional,” jelas Managing Director Indonesia Eximbank  Dwi Wahyudi dalam siaran pers, Rabu, 17 Februari 2016.

Dwi menjelaskan, mengacu pada Undang-undang No.2/2009, Indonesia Eximbank didirikan untuk mendukung ekspor nasional melalui penyediaan fasilitas pembiayaan, penjaminan dan asuransi serta jasa konsultasi. Pembiayaan yang diberikan Indonesia Eximbank salah satunya untuk mendukung proyek infrastruktur penunjang ekspor baik di dalam maupun luar negeri seperti pembangunan pelabuhan, bandar udara, jalan, pembangkit tenaga listrik dan pabrik.

“Di tahun 2015, Indonesia Eximbank telah memberikan pembiayaan untuk proyek infrastruktur sebesar Rp13,6 trilliun atau 18,14% dari total pembiayaan. Salah satunya  PT Adhi Karya,” tambahnya.

Di tahun 2016 ini, Adhi Karya mencanangkan target perolehan kontrak baru sebesar Rp25,1 triliun. Lini bisnis konstruksi ditargetkan memberikan kontribusi sebesar 75,1%, EPC 6,9%, Properti 8,6% dan manufaktur precast sebesar 9,4%.  Sementara total pendapatan usaha di tahun 2016 direncanakan sebesar Rp20 triliun yang diperoleh dari lini bisnis konstruksi sebesar 57,5%, EPC 5,8%, Properti 8,4%, dan Precast 6,7% serta dari kontribusi proyek LRT sebesar 21,6%.

Pada kontrak baru ADHI sepanjang Januari 2016 berhasil tercapai Rp1,1 triliun dengan total tender diikuti senilai Rp1,7 triliun. ADHI juga berpengalaman dalam mengerjakan proyek di luar negeri. Proyek-proyek luar negeri yang telah diselesaikan oleh ADHI antara lain Proyek Jalur Kereta Api di India, Pilal Complex di Oman, dan proyek pembangunan jalan raya di Timor Leste.

“Dengan tersedianya fasilitas pembiayaan infrastruktur ini, Indonesia Eximbank berharap dapat membantu pengembangan infrastruktur yang dapat meningkatkan daya saing barang dan jasa ekspor Indonesia,” pungkasnya. (*) Gina Maftuhah

Paulus Yoga

Recent Posts

OJK Tunjuk Bank Kalsel Jadi Bank Devisa, Potensi Transaksi Rp400 Triliun

Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More

20 hours ago

Riset Kampus Didorong Jadi Mesin Industri, Prabowo Siapkan Dana Rp4 Triliun

Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More

20 hours ago

Peluncuran Produk Asuransi Heritage+

PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More

20 hours ago

DPR Desak OJK Bertindak Cepat Cegah Korban Baru di Kasus DSI

Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More

21 hours ago

Penyerahan Sertifikat Greenship Gold Gedung UOB Plaza

UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More

1 day ago

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

1 day ago