Sementara itu, Direktur Keuangan Mega Manunggal Property, Bonny Budi Setiawan mengungkapkan bahwa pihaknya menganggarkan dana sebesar Rp 800 miliar untuk membangun ketiga gudang tersebut.
“Dananya itu dari hasil IPO kami yang sebesar Rp 1 triliun kemarin, ditambah dengan dana pinjaman perbankan,” ucapnya.
Menurut Boni, saat ini posisi rasio utang terhadap modal (debt equity ratio/der) berada di angka 0,3 kali. Sehingga, perseroan masih memiliki ruang yang luas untuk melakukan pinjaman perbankan.
“Utang kita hanya Rp 450 miliar. Der hanya 0,3 kali, jadi kapasitas kita besar sekali,” ungkapnya. (*) Dwitya Putra
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting World Bank memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia melambat menjadi 4,7 persen pada 2026, turun… Read More
Poin Penting: Para pakar meminta RUU Perampasan Aset dibatasi untuk kejahatan serius dan fokus pada… Read More
Poin Penting Bank Amar fokus pada UMKM untuk memperluas akses pembiayaan digital dan mendorong pertumbuhan… Read More
Poin Penting Evaluasi Coretax & CRM krusial untuk memastikan efektivitas digitalisasi pajak, terutama dalam menjangkau… Read More
Poin Penting Akses pembiayaan UMKM masih terbatas; banyak pelaku usaha bergantung pada modal pribadi/keluarga akibat… Read More
Poin Penting IHSG melemah tipis 0,15% ke level 7.268,03 pada penutupan sesi I perdagangan (9/4).… Read More