Bandung–Direktur Utama Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) Maryono hari ini, Rabu (14/9) menjadi dosen tamu di Intitut Teknologi Bandung (ITB), tema kuliah umum yang dibawakan adalah “Encouraging To Be The Best Leader In Talent War Era”.
Dalam kesempatan tersebut dia menyampaikan mengenai upaya dirinya memajukan Bank Mutiara (dahulu Bank Century dan kini J Trust Bank) dan BTN.
“Saat saya diberi amanah menjadi Direktur Utama Bank Century pada saat krisis banyak mendapatkan tantangan antara lain tekanan politik dan ekonomi. Ini sangat berat tetapi saya harus bisa mengatasinya,” katanya.
Menurut Maryono dahulu dirinya, bercita-cita menjadi dokter, namun seiring perjalanan waktu dan nasehat orang tua agar menuntut ilmu setinggi langit akhirnya takdir membawa pria kelahiran Rembang, 16 September tersebut menjadi bankir.
Karir menjadi bankir diawali dengan bekerja di Bank Bapindo, setelah itu dia ikut terjun ke dalam Bank Mandiri, kemudian pada saat krisis dia dipercaya dan ditugaskan untuk menjadi Dirut Bank Century dan kemudian pada 2012 diberikan kepercayaan untuk menjadi Dirut Bank BTN.
“Di Bank BTN saya juga membenahi NPL yang saat ini tergolong tinggi. Namun saat ini NPL terus turun dan kinerja BTN semakin meningkat. Pada tahun 2018 kami targetkan aset BTN bisa mencapai Rp700 triliun,” tegasnya.
Adapun dalam acara tersebut diikuti oleh lebih dari 500 mahasiswa ITB berbagai jurusan.
Maryono menambahkan karir untuk menjadi seorang pemimpin itu dipengaruhi dari kegiatan organisasi dan keluarga.
“Organisasi merupakan pembelajaran yang efektif yang kita peroleh di luar bangku kuliah. Dalam organisasi ditempa jiwa kepemimpinan. Dalam sebuah pekerjaaan kita tidak bisa bekerja sendiri, namun saling ketergantungan antara elemen atau divisi yang ada sehingga akan membuat segalanya menjadi sukses,” paparnya.
Selain menjadi dosen tamu, pada kesempatan yang sama juga ditandatangani perjanjian kerja sama antara Bank BTN dan ITB mengenai pembayaran uang kuliah secara online.
Dengan kerja sama ini mahasiswa ITB bisa melakukan pembayaran uang kuliah secara online real time melalui ATM ataupun phone banking dan transaksi di seluruh kantor layanan BTN. (*)
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More