Meski demikian, Hipmi juga berharap agar pemerintah menjaga belanja negara agar makin meningkat pada kuartal II-2017 meskipun pemerintah tengah melakukan pengetatan atau disiplin anggaran. “Kalau pihak swasta-swasta berkolaborasi dengan belanja pemerintah mendorong spending yang besar tentu efeknya akan berlipat pada keseluruhan kegiatan ekonomi domestik. Sisi supply perekonomian kita kuat dan demand-nya juga naik,” pungkas dia.
Bahlil mengatakan, pemerintah perlu memperkuat permintaan sehingga dapat mendorong industrilisasi atau peningkatan kapasitas produksi dengan memperlancar serapan anggaran. Pertumbuhan pengeluaran konsumsi pemerintah secara tahunan pada belum optimal, baru 2,71 persen (year on year/yoy).
“Serapan anggaran pemerintah akan menjadi stimulus atau insentif yang dapat mempercepat pergerakan ekonomi di berbagai sisi, juga akan mendorong investasi pihak swasta dan sektor keuangan,” tegas dia.
Sebagaimana diketahui, pada kuartal I 2017 ini, komponen pengeluaran terbesar untuk pertumbuhan ekonomi disumbang konsumsi Lembaga Non-Profit Rumah Tangga (LNPRT), yang tumbuh 8,02 persen (yoy), dan ekspor yang tumbuh 8,04 persen (yoy). Sementara impor tumbuh 5,02 persen (yoy), Pembentukkan Modal Tetap Bruto tumbuh 4,81 persen (yoy), konsumsi pemerintah tumbuh 2,71 persen (yoy) dan Konsumsi Rumah Tangga tumbuh 4,93 persen (yoy). (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting ALTO Network memproses ~30 juta transaksi per hari hingga Maret 2026, dengan kontribusi… Read More
Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More
Poin Penting Pengguna MADINA naik 13% menjadi lebih dari 13.700, dengan frekuensi transaksi mencapai 2… Read More
Poin Penting ALFI mendesak pemerintah melakukan harmonisasi regulasi KBLI 2025 karena dinilai memicu inefisiensi dan… Read More
Poin Penting PKSS menargetkan pertumbuhan dengan memperluas pasar di luar BRI Group, membidik total 360… Read More
Poin Penting NPL konstruksi BTN menurun ke bawah 10%, dari sebelumnya sekitar 26%, dengan target… Read More