Market Update

Balik Loyo, IHSG Ditutup Terkoreksi 0,75%

Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada hari ini kembali ditutup terkoreksi ke zona merah pada level 6652,26 atau melemah 0,75% dari dibuka di level 6702,76 pada pembukaan perdagangan hari ini (22/6).

Berdasarkan statistik RTI Business tercatat sebanyak 298 saham terkoreksi, 214 saham menguat, dan 235 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 21,01 miliar saham diperdagangkan dengan 1,18 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi mencapai Rp8,93 triliun.

Kemudian, seluruh indeks juga mengalami pelemahan, seperti SRI-KEHATI melemah 1,09% menjadi 435,43, JII melemah 0,93% menjadi 542,38, LQ45 melemah 1,08% menjadi 944,47, dan IDX30 melemah 1,14% menjadi 490,86.

Berdasarkan pelemaham tersebut, hanya sektor keuangan yang mengalami penguatan sebesar 0,18%, ditopang oleh penguatan saham BRIS, ARTO, dan AGRO.

Sedangkan, sektor lainnya menunjukan pelemahan, sektor tersebut di antaranya, sektor teknologi melemah 2,07%, sektor infrastruktur melemah 1,06%, sektor non-siklikal melemah 0,89%, sektor bahan baku melemah 0,64%, sektor properti melemah 0,42%, sektor transportasi melemah 0,31%, sektor energi melemah 0,11%, sektor industrial melemah 0,10%, sektor siklikal melemah 0,08%, dan sektor kesehatan melemah 0,02%.

Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Grand House Mulia Tbk (HOMI), PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR), dan PT Clipan Finance Indonesia Tbk (CFIN). Sedangkan saham top losers adalah PT Indo Straits Tbk (PTIS), PT Dewi Shri Farmindo Tbk (DEWI), dan PT Telefast Indonesia Tbk (TFAS).

Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Saptausaha Gemilangindah Tbk (SAGE), PT Graha Mitra Asia Tbk (RELF), dan PT Aviana Sinar Abadi Tbk (IRSX). (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Dapat Restu Prabowo, Purbaya Mau Caplok dan Ubah PNM jadi Bank UMKM

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengusulkan pengambilalihan PNM dari BPI Danantara untuk dijadikan… Read More

48 mins ago

Rawan Kejahatan Siber, CIMB Niaga Perkuat Keamanan OCTO Biz dengan Sistem Berlapis

Poin Penting Keamanan OCTO Biz diperkuat dengan sistem berlapis termasuk enkripsi data, autentikasi pengguna, dan… Read More

1 hour ago

Permudah Akses Investasi, KB Bank Syariah Hadirkan Deposito iB Online

Poin Penting KB Bank Syariah menghadirkan layanan deposito digital melalui aplikasi BISA Mobile untuk memperluas… Read More

2 hours ago

Purbaya Lapor APBN Tekor Rp240,1 Triliun di Kuartal I 2026

Poin Penting Defisit APBN kuartal I 2026 mencapai Rp240,1 triliun (0,93 persen PDB), lebih tinggi… Read More

2 hours ago

Banggar DPR Tolak Pemangkasan Subsidi BBM di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Poin Penting: Ketua Banggar DPR menolak pengurangan subsidi BBM karena dinilai membebani masyarakat kecil. Penyesuaian… Read More

2 hours ago

Pemerintah Batasi Tiket Pesawat Naik 9-13 Persen, Gelontorkan Subsidi Rp2,6 T

Poin Penting Kenaikan tiket pesawat domestik dibatasi 9-13% untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah… Read More

3 hours ago