Jakarta – PT Bali Towerindo Sentra Tbk menerbitkan Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Bali Towerindo Sentra Tahap I Tahun 2022 pada hari ini (19/12) dan telah mulai dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Bali Towerindo Sentra Tahap I Tahun 2022 yang akan dicatatkan terdiri dari dua seri, yaitu seri A (SIBALI01ACN1) dan seri B (SIBALI01BCN1).
Pada Sukuk Ijarah seri A, nominal yang akan dicatatkan sebesar Rp200 miliar dengan cicilan Imbalan Ijarah sebesar Rp15,5 miliar per tahun dengan jangka waktu 370 hari sejak tanggal emisi.
Kemudian, untuk Sukuk Ijarah seri B, nominal yang akan dicatatkan sebesar Rp21 miliar dengan cicilan Imbalan Ijarah sebesar Rp2,04 miliar dengan jangka waktu selama tiga tahun sejak tanggal emisi.
Hasil peringkat untuk Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Bali Towerindo Sentra Tahap I Tahun 2022 adalah idA-(sy) (Single A Minus Syariah) dan A-(idn) (sy) (Single A Minus Syariah) yang diberikan oleh PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) dan PT Fitch Rating Indonesia.
Adapun yang bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi tersebut adalah PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk. Sehingga, total emisi obligasi dan sukuk yang telah tercatat sepanjang tahun 2022 sebanyak 121 emisi dari 76 emiten senilai Rp151,50 triliun.
Melalui pencatatan tersebut, maka total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 512 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp452,48 triliun dan USD47,5 juta, diterbitkan oleh 125 emiten.
Sedangkan, untuk Surat Berharga Negara (SBN) yang tercatat di BEI berjumlah 179 seri dengan nilai nominal Rp5.181,55 triliun dan USD438,31 juta. EBA sebanyak 10 emisi senilai Rp3,07 triliun. (*)
Oleh Tim Infobanknews/The Asian Post SIDANG kredit macet PT Sri Rejeki Isman Tbk atau Sritex,… Read More
Poin Penting Satgas PKH menyegel area operasional PT Mineral Trobos di Maluku Utara karena dugaan… Read More
Poin Penting PT Bank Amar Indonesia Tbk menyatakan siap memenuhi ketentuan permodalan baru jika OJK… Read More
Poin Penting AXA Mandiri menjaga stabilitas permodalan melalui pengawasan ketat terhadap rasio solvabilitas (Risk Based… Read More
Poin Penting BTN memperluas layanan consumer banking dan beyond mortgage, termasuk kartu kredit, BNPL, dan… Read More
Poin Penting KISI menyiapkan 7–8 perusahaan untuk IPO tahun 2026, meliputi sektor perbankan, pariwisata, pertambangan,… Read More