Jakarta – Provinsi Bali saat ini sedang bersiap untuk membuka kembali pusat-pusat rekreasi yang menjadi sumber pemasukan masyarakat. I Gusti Ayu Agung Inda Yudha, Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia mengaku, saat ini kegiatan tempat rekreasi terus berjalan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
“Sebelum sebuah taman rekreasi buka, kami ada tim verifikasi untuk memastikan bahwa tempat rekreasi tersebut menerapkan protokol kesehatan,” jelas Inda ketika diundang Satgas Covid-19 pada TalkShow yang disiarkan melalui kanal YouTube BNPB Indonesia, Selasa, 3 November 2020.
Inda memastikan, bahwa setiap tempat rekreasi yang sudah dibuka akan memiliki sertifikat patuh protokol kesehatan. Sertifikat tersebut dikeluarkan oleh kerja sama pemerintah kabupaten dan kota sehingga customer dapat merasa aman ketika berekreasi.
“Salah satu anggota kami, Tari Kecak Uluwatu kemarin sudah buka dengan menerapkan protokol kesehatan ketat, sampai penarinya pun memakai masker dan menjaga jarak,” jelasnya.
Namun demikian, lanjut dia, pihaknya masih menunggu Provinsi Bali kembali dibuka untuk wisatawan internasional. Dengan segala kesiapannya, ia yakin Bali dapat menjadi tujuan destinasi aman bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. (*) Evan Yulian Philaret
Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More
PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More
Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More