Jakarta – Provinsi Bali saat ini sedang bersiap untuk membuka kembali pusat-pusat rekreasi yang menjadi sumber pemasukan masyarakat. I Gusti Ayu Agung Inda Yudha, Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia mengaku, saat ini kegiatan tempat rekreasi terus berjalan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
“Sebelum sebuah taman rekreasi buka, kami ada tim verifikasi untuk memastikan bahwa tempat rekreasi tersebut menerapkan protokol kesehatan,” jelas Inda ketika diundang Satgas Covid-19 pada TalkShow yang disiarkan melalui kanal YouTube BNPB Indonesia, Selasa, 3 November 2020.
Inda memastikan, bahwa setiap tempat rekreasi yang sudah dibuka akan memiliki sertifikat patuh protokol kesehatan. Sertifikat tersebut dikeluarkan oleh kerja sama pemerintah kabupaten dan kota sehingga customer dapat merasa aman ketika berekreasi.
“Salah satu anggota kami, Tari Kecak Uluwatu kemarin sudah buka dengan menerapkan protokol kesehatan ketat, sampai penarinya pun memakai masker dan menjaga jarak,” jelasnya.
Namun demikian, lanjut dia, pihaknya masih menunggu Provinsi Bali kembali dibuka untuk wisatawan internasional. Dengan segala kesiapannya, ia yakin Bali dapat menjadi tujuan destinasi aman bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. (*) Evan Yulian Philaret
Poin Penting MR.DIY Indonesia menargetkan pembukaan sekitar 270 toko baru pada 2026. Ekspansi didukung arus… Read More
Poin Penting Ekonom Permata Bank menilai geopolitik dan pasar global menjadi tantangan ekonomi 2026. Konflik… Read More
Poin Penting Jasindo masih memverifikasi kerusakan aset akibat bencana di sejumlah wilayah Sumatra. Nilai kerugian… Read More
Poin Penting Ekonom Permata menilai kepemimpinan baru OJK diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan pasar. Transformasi integritas… Read More
Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) atau Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (BKDI) mengadakan ICDX… Read More
Poin Penting KPK resmi menahan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas terkait kasus kuota haji.… Read More