News Update

Bakohumas: Kawal Program dan Reputasi Pemerintah

Bandung–Badan Koordinasi Kehumasan Masyarakat (Bakohumas) atau yang kerap juga disebut Government Public Relation (GPR) menekankan perlunya mengawal reputasi pemerintah lewat publikasi program-program pemerintah.

Temu Bakohumas dan Komunitas Tingkat Nasional tahun ini digelar di Bandung, 17-19 November dengan mengusung tema “Membangun Reputasi Indonesia Melalui Kerja Nyata Humas dan Komunitas Informasi”.

Aktivitas rutin kehumasan pemerintah itu dihadiri sekitar 900 orang dari berbagai instasi kementerian dan lembaga termasuk Bank Indonesia, yang menggelar beberapa forum dialog interaktif untuk meningkatkan kualitas dan pemahaman dalam mengawal keberhasilan program-program pemerintah, serta sharing pengalaman dan kiat menyelesaikan persoalan kehumasan. Beberapa pembicara ditampilkan seperti Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal Eko Putro Sandjojo, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur, juga Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.

Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara menjelaskan, pemerintah telah menerbitkan Inpres Tahun 20015 terkait dengan GPR. “Untuk bersama-sama mempublikasikan konten kepada publik. Sebelumnya itu terlihat sekali egosentris,” tukasnya, kemarin.

Ia mengenang, bahwa keberadaan website kementerian sebelumnya jalan masing-masing. Namun sekarang sudah ada tempat untuk mempublikasikan keberhasilan kementeriann lain. “Mudah-mudahan bisa mejalin sehingga komunitas kehumasan kita semakin kuat, dan meninggalkan ego sektoral,” tegasnya.

Ketua Bakohumas, Rosalita Niken Widiastuti, yang juga Dirjen Informasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika, menambahkan, bahwa fungsi kehumasan pemerintah adalah untuk menjembatani komunikasi antara pemerintah dengan masyarakat.

“Sehingga pemerintah memeroleh kepercayaan publik, masyarakat turut dalam pembangunan, dan ada sosialisasi kebijakan,” tuturnya. (*)

Paulus Yoga

Recent Posts

Rupiah Dibuka Melemah di Level Rp16.835 per Dolar AS, Dipicu Sentimen Global

Poin Penting Rupiah dibuka melemah 0,20% ke level Rp16.835 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya… Read More

35 mins ago

Bank INA Optimistis Kredit Tumbuh 15–20 Persen di 2026, Lampaui Target OJK

Poin Penting Bank INA optimistis mampu melampaui target pertumbuhan kredit 8–12 persen dari OJK dengan… Read More

60 mins ago

IHSG Kembali Dibuka Naik 0,36 Persen ke Posisi 8.425

Poin Penting IHSG dibuka menguat 0,36% ke level 8.425,94 dengan nilai transaksi Rp415,39 miliar dan… Read More

1 hour ago

OJK bakal Hapus KBMI 1, Bank INA Bilang Begini

Poin Penting OJK siapkan penghapusan KBMI I dan mendorong bank bermodal inti Rp3 triliun–Rp6 triliun… Read More

2 hours ago

IHSG Diprediksi Kembali Menguat, 4 Saham Ini Direkomendasikan

Poin Penting IHSG diprediksi melanjutkan penguatan selama bertahan di atas 8.170, dengan potensi menuju 8.440-8.503.… Read More

2 hours ago

Perjanjian RI-AS Dinilai Merugikan, Celios Layangkan 21 Poin Keberatan ke Prabowo

Poin Penting CELIOS kirim surat keberatan ke Presiden Prabowo Subianto soal perjanjian dengan Donald Trump,… Read More

10 hours ago