Nasional

Bahlil Bantah Cadangan Nikel Berumur Pendek, Ini Faktanya

Jakarta – Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia membantah cadangan nikel di Indonesia hanya bertahan hingga 15 tahun ke depan. Justru menurutnya, cadanan mineral tersebut masih banyak yang belum dieksplorasi dengan maksimal.

“Saat ini belum ada kajian teknis yang menyatakan bahwa cadangan nikel kita hanya bertahan hingga 15 tahun ke depan. Itu kan baru persepsi saja,” kata Bahlil usai menjadi pembicara dalam Seminar “Membangun Ekosistem Baterai Kendaraan Listrik” , di Jakarta, Selasa (29/8).

Ia mengatakan, cadangan nikel milik Indonesia menjadi yang terbesar di dunia, yakni sebesar 25 persen. Indonesia sendiri baru mengeksporasi nikel secara masih  sejak tahun 2017. 

Baca juga: Faisal Basri Bantah Data Jokowi Soal Hilirisasi Nikel, Ini Fakta Sebenarnya!

Oleh karena itu, pemerintah terus mendorong pembangunan smelter nikel yang ditargetkan mencapai 53 smelter pada 2024 mendatang.

“Banyak sumber nikel yang belum dieksplorasi. Di Papua itu masih banyak nikel. Jadi saya pikir bahwa apa yang dikhawatirkan 15 tahun itu tidak benar,” tegasnya.

Berdasarkan data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), mayoritas cadangan nikel nasional berada di kawasan Indonesia Tengah dan Indonesia Timur, tepatnya di Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Maluku Utara,

Jika diakumulasikan per pulau, pada 2020 volume potensi cadangan nikel di Pulau Sulawesi mencapai 2,6 miliar ton bijih. Kemudian potensi cadangan di Pulau Maluku 1,4 miliar ton bijih, dan di Pulau Papua 60 juta ton bijih.

Ia meyakini, dengan memaksimalkan eksplorasi sumber nikel di berbagai wilayah di Tanah Air bisa menambah sebesar 30 – 40 persen nilai nikel ke depannya. 

Di Indonesia sendiri, rata-rata umur smelter nikel mencapai 10 sampai 20 tahun. Namun dengan menjaga keseimbangan produksi nikel, Indonesia bakal mengedepankan pemakaian teknologi dan energi terbarukan

Menyangkut soal perizinan smelter nikel, pihaknya tengah melakukan diskusi internal antar pemerintah. Namun untuk izin usaha pertambangan (IUP) tetap berada di Kementrian Investasi dan kajian teknis berada di Kementrian ESDM.

Baca juga: Gawat! Kebijakan Hilirisasi Nikel Ternyata Hanya Mendukung Industrialisasi China Saja

Sebagaimana diketatui, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Staf Khusus Menteri ESDM Bidang Percepatan Tata Kelola Mineral dan Batu Bara Irwandy Arif membeberkan, sisa umur cadangan nikel Indonesia hanya tersisa 15 tahun.

“Kira-kira kalau kita hitung-hitung secara kasar 10 sampai 15 tahun,” ujar Irwandy, dikutip, Selasa (29/8).

Di lain sisi, Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (Perhapi) meminta pemerintah untuk segera  menghentikan atau moratorium pembangunan fasilitas pengolahan dan pemurnian (smelter) nikel baru di dalam negeri. Pasalnya, cadangan bahan tambang strategis yakni nikel RI diperkirakan semakin menipis dan tidak bertahan lama. (*)

Editor: Galih Pratama

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Nasib Rupiah setelah Libur Lebaran di Tengah Perang dan Fiskal yang Bak di Tepi Jurang

Oleh: Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group LIBUR Lebaran tahun ini mungkin terasa… Read More

3 hours ago

Biar Nggak Tekor, Ini Cara Atur THR dan Jaga Kesehatan saat Lebaran

Poin Penting THR menjadi momentum menata keuangan, mulai dari kewajiban, utang, tabungan, hingga perlindungan finansial.… Read More

11 hours ago

BI Tetap Siaga di Pasar Jaga Rupiah selama Libur Panjang Nyepi dan Idul Fitri

Poin Penting BI tetap siaga memantau rupiah selama libur Lebaran, termasuk melalui pasar offshore meski… Read More

14 hours ago

Dampak Perang Timur Tengah, BI Tarik Sinyal Penurunan Suku Bunga

Poin Penting BI tidak lagi memberi sinyal penurunan suku bunga akibat meningkatnya risiko global dari… Read More

14 hours ago

BSN Jalin Kerja Sama dengan Ekosistem Properti Syariah Indonesia

Kerjasama ini juga membuka ruang bagi pengembangan bisnis terutama inisiatf mendukung program pemerintah dalam pengembangan… Read More

14 hours ago

Porsi Pembiayaan Meningkat, Maybank Indonesia Perkuat Pembiayaan SME Syariah

Poin Penting PT Bank Maybank Indonesia Tbk memperkuat pembiayaan SME syariah sebagai pilar utama pengembangan… Read More

16 hours ago