Jakarta — PT Bussan Auto Finance (BAF) melakukan Corporate Social Responsibility (CSR) kepada karyawan BAF korban gempa dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah. Pada kesempatan ini, BAF memberikan donasi berupa santunan/donasi berupa uang tunai serta paket sembako kepada lebih dari 100 karyawan BAF khususnya yang bekerja di BAF Cabang Palu & Parigi sebagai IokaSi yang Cukup parah terkena dampak bencana.
Bantuan diserahkan langsung oleh Bapak Imam Budianto selaku Director Operation BAF dan beberapa perwakilan Senior Monagement dari BAF Kantor Pusat Jakarta kepada para Karyawan setempat.
Adapun bentuk bantuan yang disalurkan berupa bantuan dana untuk perbaikan rumah yang rusak, santunan kepada mereka yang ditinggal oleh salah satu keluarga inti, serta penyerahan sembako seperti beras, gula pasir, minyak goreng, kopi, teh, dan makanan instan,
“Hal ini selaras dengan nilai perusahaan Re/lad/e yakni dapat diandalkan — yang dalam hal ini kaitannya dengan wujud tanggung jawab dan kepedulian sosial yang dilakukan antar sesama karyawan,”tutur Imam.
Kegiatan CSR ini merupakan aksi Cepat tanggap sekaligus rangkaian dari kegiatan CSR tahunan yang disesuaikan dengan kebutuhan serta periode pelaksanaannya. Ini merupakan kegiatan CSR BAF yang ke-6 selama tahun 2018, dimana BAF berkontribusi langsung menyalurkan bantuan dengan tepat sasaran dan memberikan dampak sosial bagi masyakarat. (*)
Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More
PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More
Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More