Teknologi

BackOffice Associates Kelola Master Data SMART

Jakarta – BackOffice Associates, perusahaan yang bergerak di bidang tata kelola informasi dan pengelolaan data di seluruh dunia, telah terpilih dan memenangkan proyek untuk meningkatkan pengelolaan master data dan otomatisasi proses bisnis di PT Smart Tbk (SMART).

BackOffice Associates akan menangani berbagai persyaratan pengelolaan data untuk SMART, termasuk menyatukan data keuangan, pelanggan, vendor, dan inventaris ke dalam suatu platform yang memungkinkan pemrosesan data lebih cepat, lebih transparan, dan terintegrasi untuk bisnis SMART.

Selama 15 bulan ke depan, BackOffice Associates akan menilai dan menyelaraskan kebutuhan pelaporan data SMART untuk mendukung pertumbuhan perusahaan. Hal ini menjadi penting sejalan dengan semakin ketatnya persaingan di dunia usaha sekarang ini. Oleh sebab itu beragam strategi guna meningkatkan daya saing penting untuk dilakukan.

Sebagai bagian dari program ini, SMART akan menggunakan Data Stewardship Platform (DSP®) milik BackOffice Associates dan aplikasi SAP® Master Data Governance untuk mengelola keperluan data. Pada April 2017, BOA meluncurkan DSP® di Indonesia. SMART merupakan perusahaan di Indonesia yang mengimplementasikan platform itu untuk bisnis hulu dan hilirnya.

CEO Asia Pacific Japan and The Middle East untuk BackOffice Associates Krish Datta mengaku, pihaknya sangat antusias karena terpilih sebagai partner implementasi SMART untuk menghadirkan sistem pengelolaan data yang kuat dan berharap dapat membantu melengkapi para pemimpin bisnisnya untuk menganalisis data secara detail dan terperinci.

“Serta meningkatkan efisiensi perusahaan secara keseluruhan dalam menghasilkan laporan bisnis,” ujar dia dalam keterangannya, di Jakarta, Rabu, 2 Agustus 2017.

Sementara itu, Kepala Group Controller SMART Wong Hong Zhoud menambahkan, pihaknya kan terus-menerus meningkatkan kapabilitas perusahaan dengan teknologi dan alat terkini. Kesemuanya itu penting dilakukan guna memperkuat daya saing dan mengakselerasi laju bisnis di masa yang akan datang.

“BackOffice membantu kami dalam menghadirkan platform terintegrasi untuk melakukan pelacakan otomatis dari data bisnis kami secara real time serta menetapkan dan menerapkan kebijakan dengan visibilitas penuh,” ucapnya.

SMART merupakan salah satu perusahaan publik kelapa sawit berbasis konsumen. SMART mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada 1992. SMART merupakan anak perusahaan dari Golden Agri-Resources Ltd (GAR), salah satu perusahaan kelapa sawit terbesar di dunia dan terdaftar di Bursa Efek Singapura.

SMART mengelola seluruh perkebunan kelapa sawit milik GAR, menghasilkan total area tertanam yang dikelola sebesar 488.000 hektare (termasuk petani plasma) di Indonesia. Hubungan ini memanfaatkan skala ekonomi dalam pengelolaan perkebunan, teknologi informasi, penelitian dan pengembangan, pengadaan bahan baku, serta akses kepada jaringan pemasaran.

Di Indonesia, aktivitas utama meliputi penanaman dan pemanenan pohon kelapa sawit; pengolahan tandan buah menjadi minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) dan inti sawit; serta memperdagangkan dan mengolah CPO menjadi produk bernilai tambah, seperti minyak goreng, margarin, mentega, dan biodiesel. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Prabowo Genjot Bedah Rumah 400 Ribu Unit, Sasar Seluruh Daerah

Poin Penting Program bedah rumah target 400 ribu unit pada 2026. Dilaksanakan di seluruh kabupaten/kota… Read More

4 hours ago

Negara Rugi Rp25 Triliun dari Rokok Ilegal, Program Prioritas Terancam

Poin Penting Rokok ilegal merugikan negara hingga Rp25 triliun per tahun Peredaran meningkat, capai 10,8%… Read More

4 hours ago

CIMB Niaga Luncurkan OCTOBIZ untuk Permudah Pengelolaan Transaksi Bisnis

OCTOBIZ merupakan platform digital banking terintegrasi yang dirancang untuk membantu para pelaku usaha dalam mengelola… Read More

4 hours ago

DPR Soroti Harga BBM, Pemerintah Klaim Siap Hadapi Lonjakan Minyak Dunia

Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun meminta pemerintah transparan soal kesiapan fiskal… Read More

4 hours ago

Wamen Bima Arya Tegaskan Aturan Main WFH ASN, Pelayanan Publik Tak Boleh Kendur

Poin Penting Pemerintah memastikan kebijakan WFH diterapkan tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. Sektor layanan… Read More

5 hours ago

OJK dan BEI Terapkan Kebijakan HSC, Berikut Penjelasannya

Poin Penting OJK terapkan kebijakan HSC untuk mengidentifikasi konsentrasi kepemilikan saham yang tinggi pada kelompok… Read More

7 hours ago