Keuangan

AXA Mandiri Luncurkan Produk Wealth Signature Berbasis Dolar AS, Ini Keuntungannya

Poin Penting

  • AXA Mandiri meluncurkan Wealth Signature USD, asuransi dwiguna berbasis dolar AS yang menggabungkan perlindungan jiwa dan perencanaan keuangan jangka panjang.
  • Tersedia dua plan (Protection dan Saving) dengan manfaat tunai sejak tahun pertama serta uang pertanggungan hingga 1.200 persen premi tahunan.
  • Produk ditargetkan menyumbang 5-10 persen portofolio AXA Mandiri, sekaligus menjadi solusi mitigasi risiko di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Jakarta – PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) meluncurkan Asuransi Mandiri Wealth Signature USD sebagai produk terbaru pada awal 2026, Kamis (29/1).

Produk ini merupakan asuransi dwiguna kombinasi yang menggabungkan manfaat perlindungan jiwa dan perencanaan keuangan jangka panjang berbasis dolar Amerika Serikat (AS).

Asuransi Mandiri Wealth Signature USD hadir dengan dua pilihan plan.

Pertama, Asuransi Mandiri Wealth Signature USD (Plan Protection) menitikberatkan pada perlindungan jiwa dengan uang pertanggungan hingga 1.200 persen dari premi dasar tahunan.

Kedua, Asuransi Mandiri Wealth Signature USD (Plan Saving) yang merupakan produk asuransi dwiguna berbasis dolar AS pertama di pasar yang memberikan manfaat tunai berkala sejak tahun polis pertama.

Baca juga: Upaya AXA Mandiri Tingkatkan Kepastian Biaya Perawatan Nasabah

Presiden Direktur AXA Mandiri, Handojo G. Kusuma, mengatakan produk ini cocok bagi nasabah yang mengutamakan stabilitas dalam perencanaan keuangan jangka panjang.

Produk ini juga ditujukan bagi nasabah yang membutuhkan solusi keuangan dalam mata uang dolar AS, baik untuk pendidikan anak, persiapan pensiun, maupun warisan.

“Karena secara historical nilai tukar dolar Amerika Serikat terus mengalami kenaikan, di mana dalam 10 tahun terakhir naik sekitar 16 persen,” kata Handojo dalam sambutannya di Jakarta, Kamis, 29 Januari 2026.

Baca juga: AXA Mandiri dan Bank Mandiri Taspen Serukan Deteksi Dini Kanker Payudara

Ia menambahkan, pemahaman terhadap dinamika ekonomi nasional dan global menjadi kunci dalam menyusun perencanaan keuangan yang matang.

“Maka dari itu, penting bagi masyarakat untuk memahami tantangan di tahun ini, serta peluang yang bisa kita optimalkan sebagai bentuk mitigasi risiko keuangan melalui Asuransi Mandiri Wealth Signature USD,” imbuhnya.

Target Kontribusi ke Portofolio AXA Mandiri

Chief Customer, Marketing, and Product Officer AXA Mandiri, Theodores Tangke, menyampaikan bahwa produk ini ditargetkan berkontribusi 5-10 persen terhadap total portofolio AXA Mandiri.

“Nah mengenai ekspektasi kita, tadi saya sudah sampaikan bahwa tiap kali kita mau launch product itu kita punya mimpi untuk kontribusi minimal 5-10 persen dari total portfolio kita,” ujar Theo.

Baca juga: AXA Mandiri Luncurkan Asuransi Dwiguna Berbasis Dolar AS

Keunggulan Mandiri Wealth Signature USD

Adapun, secara rinci produk asuransi Mandiri Wealth Signature USD menawarkan sejumlah manfaat, antara lain:

  • Mendukung rencana proteksi atau finansial, tersedia dua plan sesuai preposisi dan preferensi rencana finansial nasabah di masa depan.
  • Fitur manfaat tunai berkala lebih awal, asuransi jiwa endowment USD yang menyediakan Manfaat Tunai Berkala sejak tahun polis ke-1.
  • Perlindungan maksimal, uang pertanggungan hingga 1.200 persen premi dasar tahunan
  • Masa pembayaran premi singkat, tersedia dalam jangka waktu 2 dan 5 tahun.
  • Batas non-medis tinggi, tanpa pemeriksaan medis untuk uang pertanggungan hingga USD200 ribu. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Pengumuman! Mulai 1 April 2026, Beli BBM Subsidi Dibatasi 50 Liter per Hari

Poin Penting Pemerintah membatasi pembelian BBM subsidi (Pertalite dan solar) maksimal 50 liter per kendaraan… Read More

7 hours ago

Laba Bank Mega Tumbuh 28 Persen pada 2025

Sepanjang tahun 2025, laba bersih Bank Mega pada tahun 2025 tumbuh sebesar 28% menjadi Rp3,36… Read More

8 hours ago

Refocusing Anggaran, Pemerintah Klaim Bisa Hemat Rp130 Triliun

Poin Penting Pemerintah melakukan efisiensi dan refocusing anggaran K/L untuk merespons dampak konflik Timur Tengah… Read More

8 hours ago

Penyaluran MBG Dipangkas, Potensi Hemat Bisa Tembus Rp20 Triliun

Poin Penting Pemerintah mengurangi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari 6 hari menjadi 5… Read More

8 hours ago

KB Bank Bidik Pembiayaan Wholesale Tumbuh 70 Persen di 2026, Begini Strateginya

Poin Penting Kontribusi segmen wholesale mencapai sekitar 64 persen dari total portofolio kredit 2025 dan… Read More

9 hours ago

Airlangga Klaim Penerapan WFH Bisa Hemat APBN Rp6,2 Triliun

Poin Penting Kebijakan WFH berpotensi menghemat APBN sebesar Rp6,2 triliun dari kompensasi BBM, serta menekan… Read More

9 hours ago