Jakarta – PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) membayarkan klaim dengan nilai total Rp2,3 Miliar kepada pemegang polis dan ahli waris dari nasabah yang menjadi korban bencana alam di Palu – Sulawesi Tengah. Pembayaran klaim tersebut sebagai salah satu wujud komitmen perusahaan dalam menyampaikan amanah kepada para nasabahnya.
Direktur AXA Mandiri, Henky Oktavianus mengatakan perusahaan melakukan tindakan proaktif untuk melakukan pendataaan dan mengetahui nasabah yang terdampak dari musibah gempa bumi, tsunami dan kecelakaan penerbangan yang belum lama terjadi.
“Kali ini kami membayarkan klaim kepada pemegang polis dan ahli waris nasabah yang terdampak musibah sebagai komitmen dan penyampaian amanah yang telah dipercayakan kepada perusahaan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah. Kami berharap apa yang kami berikan ini bermanfaat bagi ahli warisnya,” ujar Henky, di Jakarta, Minggu 9 Desember 2018.
AXA Mandiri membayarkan klaim kepada 19 orang nasabah yang menjadi korban bencana gempa bumi dan tsunami di Palu, senilai Rp 2,3 miliar. Selain pembayaran klaim, AXA Mandiri telah menyerahkan Rp 813 juta kepada nasabah yang terdampak bencana gempa bumi di Lombok sebagai nilai pengembalian investasi (redemption). Total pembayaran klaim tersebut berpotensi bertambah mengingat proses pembayaran klaim masih berlanjut untuk korban bencana di Palu dan lainnya.
Selain korban bencana, saat ini AXA Mandiri juga tengah mempersiapkan untuk menyerahkan klaim asuransi kepada ahli waris nasabah AXA Mandiri yang turut menjadi korban kecelakaan pesawat Lion Air JT-610.
“AXA Mandiri masih terus melakukan pengkinian data terhadap nasabah yang menjadi korban kecelakaan Pesawat Lion Air JT-610 dan korban bencana di Palu & lainnya. Dengan demikian, nilai klaim yang akan diberikan masih berpotensi untuk bertambah,” kata Henky.
Sejalan dengan tujuan perusahaan agar dapat memberdayakan masyarakat Indonesia untuk memiliki kehidupan yang lebih baik (empower all Indonesian to live better lives) maka AXA Mandiri juga melakukan serangkaian kegiatan tanggung jawab perusahaan di Palu dan Lombok dengan turut memberikan pelayanan kesehatan di posko kesehatan “BUMN Hadir untuk Negeri” yang didukung oleh Bank Mandiri dan anak usaha Mandiri Group lainnya.
Bantuan tanggap darurat tersebut guna mendukung proses pemulihan melalui pelayanan dan penyuluhan kesehatan, serta trauma healing kepada karyawan, keluarga dan masyarakat di wilayah terdampak bencana. (*)
Poin Penting PDB Tiongkok onkuartal IV 2025 tumbuh 4,5 persen (yoy), terendah dalam tiga tahun,… Read More
Poin Penting IHSG dibuka menguat 0,25 persen ke level 9.098,03 pada perdagangan 19 Januari 2026,… Read More
Poin Penting Harga emas Galeri24 dan UBS di Pegadaian stagnan pada Senin, 19 Januari 2026,… Read More
KERIS adalah senjata tajam mematikan yang dihormati. Karena begitu istimewanya, keris juga disebut sebagai tosan… Read More
Poin Penting Rupiah melemah tipis pada awal perdagangan Senin (19/1/2026) ke level Rp16.891 per dolar… Read More
Poin Penting Secara teknikal, indikator MACD dan Stochastic RSI mendukung penguatan IHSG dengan potensi menguji… Read More