Country Manager AWS Indonesia, Anthony Amni saat media briefing di Jakarta, Selasa, 4 Maret 2025. (Foto: Steven Widjaja)
Jakarta – Amazon Web Services (AWS), penyedia layanan teknologi global yang berfokus pada cloud computing, pembelajaran mesin, kecerdasan buatan (AI), data lake dan analitik, serta Internet of Things (IoT), terus memperluas layanannya di berbagai negara, termasuk Indonesia.
AWS Indonesia, yang berbasis di Jakarta, telah lama berkontribusi dalam pengembangan inovasi teknologi cloud dan AI nasional. Salah satu buktinya adalah nilai investasi besar yang telah dikucurkan perusahaan ini di Tanah Air.
Selama 15 tahun terakhir, AWS telah menginvestasikan lebih dari USD5 miliar di Indonesia. Investasi ini menopang sekitar 24.700 pekerjaan setiap tahunnya serta menyumbang sekitar USD10,9 miliar ke produk domestik bruto (PDB) Indonesia setiap tahun.
Baca juga: Prabowo Instruksikan Menteri Atasi Dampak PHK Massal di Sritex
Selain menopang infrastruktur digital bagi entitas bisnis di Indonesia, investasi besar ini juga digunakan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di bidang teknologi.
“Misi kami di Indonesia itu adalah untuk menjadi tonggak Indonesia digital melalui talenta dan teknologi. Kami melihat bahwa saat teknologi terbaik sudah ada di Indonesia, tugas kita semua ialah membangun talenta yang siap manfaatkan kekuatan teknologi,” jelas Country Manager AWS Indonesia, Anthony Amni saat media briefing di Jakarta, Selasa, 4 Maret 2025.
Lebih lanjut, Anthony menjelaskan bahwa AWS menjalankan berbagai program pengembangan SDM di Indonesia. Salah satunya adalah program pelatihan dasar cloud computing bagi siswa SMA, SMK, Sekolah Luar Biasa (SKLB), hingga pesantren.
“Program itu namanya ‘Terampil di Awan’. Terampil di Awan ini sudah dilakukan di 26 provinsi RI, menyentuh hampir lebih dari 400.000 siswa,” terang Anthony.
Baca juga: Terbang ke Prancis, Airlangga Temui Sekjen OECD untuk Percepat Proses Aksesi
Selain itu, AWS juga menyelenggarakan kompetisi terbaru, yaitu AI Cloud Competition di Jawa Barat, yang diikuti lebih dari 30.000 peserta. Acara penutupan kompetisi ini bahkan dihadiri oleh Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi), Meutya Hafid.
“Misi kami ialah bagaimana sebanyak-banyaknya bisa menyiapkan masa depan digital melalui talenta dan tenaga kerja,” tegasnya kembali.
Sejak 2017, AWS Indonesia telah melatih lebih dari 800.000 talenta dan tenaga kerja di Indonesia.
“Itu something yang kami selalu bilangnya, kami bangga dan kami taruh di dada,” tukasnya. (*) Steven Widjaja
Poin Penting Program bedah rumah target 400 ribu unit pada 2026. Dilaksanakan di seluruh kabupaten/kota… Read More
Poin Penting Rokok ilegal merugikan negara hingga Rp25 triliun per tahun Peredaran meningkat, capai 10,8%… Read More
OCTOBIZ merupakan platform digital banking terintegrasi yang dirancang untuk membantu para pelaku usaha dalam mengelola… Read More
Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun meminta pemerintah transparan soal kesiapan fiskal… Read More
Poin Penting Pemerintah memastikan kebijakan WFH diterapkan tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. Sektor layanan… Read More
Poin Penting OJK terapkan kebijakan HSC untuk mengidentifikasi konsentrasi kepemilikan saham yang tinggi pada kelompok… Read More