Keuangan

Awas Tertipu! Kenali Modus Baru Penipuan Online yang Diungkap OJK

Jakarta – Otoritas Jasa keuangan (OJK) mengungkapkan semakin banyak modus baru penipuan online di sektor jasa keuangan yang memakan banyak korban.

Modus yang teranyar saat ini adalah dengan menawarkan kerja paruh waktu dengan imbal hasil tinggi kepada korbannya.

“Terbaru mislanya tawaran kerja paruh waktu dengan janji mendapatkan imbal hasil yang tinggi, diikuti dengan ajakan penempatan dana ini banyak terjadi dan banyak korbannya juga,” ujar Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK, Frederica Widyasari Dewi dalam Konpres RDK, dikutip Jumat 4 Agustus 2023.

Baca juga: Begini Saran Asosiasi hingga Ekonom Berantas Modus Pinjol Ilegal yang Makin Beragam

Kemudian, penawaran pproduk dengan imbal hasil tinggi oleh entitas yang melakukukan pemasaran produk melalui sarana elektronik tanpa izin dan juga dilakukan dengan modus skema piramida.

Selanjutnya, replikasi situs dari POJK yang legal dengan memodifikasi vitual account atau nomor rekening resmi untuk mengelabui korban, dengan menawarkan produk seolah-olah produk resmi dari situs yang legal.

“Ini banyak korban juga karena sangat mirip, dan juga komunikais yang dilakukan dari WhatsApp dan lain lain sepertinya mirip. Makanya kita harus berhati-hati,” imbuh Friderica.

Di samping itu, tambah Friderica, banyaknya pengaduan kepada OJK, di mana adanya modus dari pinjaman online (pinjol) ilegal yang kerap menyasar kepada korban yang tidak mengajukan pinjaman. Namun, sejumlah uang masuk ke dalam rekening korban.

“Tren pengaduan pinjol ilegal adalah korban tidak mengajukan pinjaman pada pinjol ilegal, tapi tiba-tiba ada uang masuk di rekeningnya dan nggak lama kemudian muncul penagihan dengan bunga yang sangat tinggi. Ini juga sering kita dengar, dan juga sering dilaprokan juga,” ungkapnya.

Sebagai informasi, sejak Januari hingga 31 Juli 2023, OJK telah menerima 169.601 permintaan layanan, termasuk 12.175 pengaduan, 36 pengaduan berindikasi pelanggaran, dan 1.187 sengketa yang masuk ke dalam Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Sektor Jasa Keuangan (LAPS SJK).

Dari pengaduan tersebut, sebanyak 5.656 merupakan pengaduan sektor perbankan, 2.913 merupakan pengaduan industri financial technology, 2.379 merupakan pengaduan industri perusahaan pembiayaan, 1.008 merupakan pengaduan industri asuransi serta sisanya merupakan layanan sektor pasar modal dan IKNB lainnya.

Terkait dengan pengaduan yang masuk melalui Aplikasi Portal Perlindungan Konsumen (APPK) tersebut, OJK terus mendorong penyelesaian pengaduan, baik yang berindikasi sengketa maupun yang tergolong indikasi pelanggaran.

Terkait hal tersebut, terdapat 9.956 pengaduan atau 81,77 persen yang terselesaikan penanganannya melalui proses Internal Dispute Resolution oleh PUJK, dan sebanyak 2.219 pengaduan atau 18,23 persen sedang dalam proses penyelesaian.

Baca juga: Lingkaran ‘Setan’ Praktik Judi Online dan Pinjol

Di sisi pemberantasan pinjol ilegal dan investasi ilegal, OJK bersama seluruh anggota Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas Waspada Investasi/SWI) dari 12 Kementerian/Lembaga meningkatkan koordinasi dalam penanganan investasi dan pinjaman online illegal.

Sejak 2017 sampai dengan 31 Juli 2023 SWI telah menghentikan 6.894 entitas keuangan ilegal yang terdiri dari 1.193 entitas investasi ilegal, 5.450 entitas pinjaman online ilegal, dan 251 entitas gadai ilegal. (*)

Editor: Galih Pratama

Irawati

Recent Posts

Dana Pemerintah di Himbara Minim Dampak, Ekonom Beberkan Penyebabnya

Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More

23 mins ago

Gita Wirjawan: Danantara Bakal Jadi Magnet WEF 2026

Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More

1 hour ago

Bangkrut Akibat Kredit Macet, Bank Ayandeh Iran Tinggalkan Utang Rp84,5 Triliun

Poin Penting Bank Ayandeh bangkrut pada akhir 2025, meninggalkan kerugian hampir USD5 miliar akibat kredit… Read More

1 hour ago

Penguatan Produktivitas Indospring Disambut Positif Investor, Ini Buktinya

Poin Penting INDS memperkuat produktivitas dan efisiensi melalui pembelian aset operasional dari entitas anak senilai… Read More

2 hours ago

KB Bank Kucurkan Kredit Sindikasi USD95,92 Juta ke Petro Oxo Nusantara

Poin Penting KB Bank salurkan kredit sindikasi USD95,92 juta untuk mendukung pengembangan PT Petro Oxo… Read More

2 hours ago

IHSG Ditutup Menguat 0,47 Persen ke Level 9.075

Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,47 persen ke level 9.075,40 pada perdagangan 15 Januari 2026,… Read More

2 hours ago