Bogor – Pertumbuhan investasi di tengah tahun politik diproyeksi akan mengalami pergerakan yang melandai atau cenderung lesu, dimana para investor masih akan melihat dan menunggu perkembangan ekonomi di Indonesia.
“Saya rasa kalau investasi itu memang sangat tergantung dari apa yang bisa kita tawarkan kepada para investor di global gitu ya, biasanya memang di tahun politik pertumbuhan investasi melandai bisa dilihat dari beberapa pemilu terakhir,” ucap Kepala Ekonom Bank Mandiri, Andry Asmoro kepada media dikutip, 27 September 2023.
Baca juga: BI Catat Posisi Investasi Internasional RI Menurun jadi Segini
Meski begitu, dirinya tetap optimis penurunan investasi tidak akan terlalu dalam, jika Pemerintah melalukan beberapa agenda-agenda yang menarik investor dari luar negeri untuk berinvestasi di Indonesia.
“Misalnya inisiatif hilirisasi tadi ya itu bisa juga tetap dilakukan walaupun di tahun politik ya, nikel sudah dijalankan, hilirisasi kepada beberapa industri yang lain juga bisa dilakukan,” imbuhnya.
Tidak hanya itu, dirinya juga melihat potensi investasi di kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) di Indonesia juga mampu menarik investor asing, namun tetap fokus untuk berdaya saing.
Baca juga: SRBI jadi Instrumen Alternatif Sedot Investasi Asing
Adapun, menurutnya sejak Pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hingga Presiden Joko Widodo, situasi ekonomi di Indonesia relatif stabil terlihat dari pembangunan infrastruktur yang terus berlanjut.
“Di tengah situasi politik pun kita juga tetap ramah kepada foreign investor terutama direct investment karena Indonesia butuh gitu, jadi saya rasa sih harusnya misalnya slowing down harusnya tidak terlalu deep pertumbuhan investasinya di 2024,” ujar Andry. (*)
Editor: Rezkiana Nisaputra
Poin Penting Jasa Marga mengimbau pengguna jalan tol menggunakan satu kartu e-Toll yang sama saat… Read More
Poin Penting Arab Saudi menetapkan Idul Fitri 1447 H jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026… Read More
Poin Penting BNI memberangkatkan lebih dari 7.000 pemudik ke berbagai kota di Pulau Jawa dan… Read More
Mandiri menghadirkan Program Mudik Bersama Gratis melalui kolaborasi dengan pemangku kepentingan strategis, termasuk BP BUMN… Read More
Selain itu, IFG juga menyediakan berbagai fasilitas pendukung seperti perlindungan asuransi, layanan pemeriksaan kesehatan, serta… Read More
Taspen memberangkatkan sebanyak 1.400 pemudik menggunakan 35 bus menuju berbagai daerah tujuan, program mudik gratis… Read More