Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group. (Foto: Dok. Infobank)
Oleh Eko B. Supriyanto, Pemimpin Redaksi Infobank
JUAL beli rekening sudah seperti jual beli minuman keras di kios-kios jamu tradisional. Tampak bebas dan nyata, meski diam-diam. Bisa jadi jual beli rekening ini sudah masuk darurat kejahatan digital. Ada penjual, dan ada pembeli. Dan, jual beli rekening yang terus makin masif ini meresahkan masyarakat karena digunakan untuk kejahatan keuangan, bahkan terorisme.
Sumber kejahatan keuangan telah meningkat di berbagai sektor, termasuk sistem pembayaran. Itu disebabkan oleh banyak faktor. Satu, melonjaknya volume e-commerce dan pembayaran online. Segaris dengan itu, meningkat pula penipuan. Dua, banyaknya pengangguran, kemiskinan, dan putus asa secara finansial di tengah budaya konsumerisme.
Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) melaporkan kinerja 57 perusahaan asuransi jiwa pada periode Januari–Desember 2025.… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah belum berencana menerbitkan Perppu untuk menaikkan… Read More
Poin Penting BGN menghentikan sementara 9 dapur Program Makan Bergizi Gratis di Gresik karena polemik… Read More
Poin Penting IHSG ditutup melemah 1,61 persen ke level 7.022,28 pada perdagangan Senin (16/3/2026). Sebanyak… Read More
Poin Penting Konflik Iran–AS–Israel memicu lonjakan harga minyak dunia hingga di atas USD100 per barel.… Read More
Oleh Paul Sutaryono KINI pemerintah sedang menggodok Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang demutualisasi bursa efek.… Read More