Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group. (Foto: Dok. Infobank)
Oleh Eko B. Supriyanto, Pemimpin Redaksi Infobank
JUAL beli rekening sudah seperti jual beli minuman keras di kios-kios jamu tradisional. Tampak bebas dan nyata, meski diam-diam. Bisa jadi jual beli rekening ini sudah masuk darurat kejahatan digital. Ada penjual, dan ada pembeli. Dan, jual beli rekening yang terus makin masif ini meresahkan masyarakat karena digunakan untuk kejahatan keuangan, bahkan terorisme.
Sumber kejahatan keuangan telah meningkat di berbagai sektor, termasuk sistem pembayaran. Itu disebabkan oleh banyak faktor. Satu, melonjaknya volume e-commerce dan pembayaran online. Segaris dengan itu, meningkat pula penipuan. Dua, banyaknya pengangguran, kemiskinan, dan putus asa secara finansial di tengah budaya konsumerisme.
Poin Penting OJK mendorong keterbukaan informasi pasar modal melalui sistem pelaporan elektronik AKSes KSEI dan… Read More
Poin Penting Penjualan emas BSI tembus 2,18 ton hingga Desember 2025, dengan jumlah nasabah bullion… Read More
Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More
Poin Penting Permata Bank mulai mengkaji pengembangan produk BNPL/paylater, seiring kebijakan terbaru regulator, namun belum… Read More
Poin Penting OJK menyiapkan aturan pengawasan finfluencer yang ditargetkan rampung pertengahan 2026, dengan fokus pada… Read More