Keuangan

AwanTunai Terpilih jadi Semifinalis di World Economic Forum 2024

Jakarta – AwanTunai sebagai salah satu fintech pembiayaan UKM Indonesia mencatatkan prestasi dengan menjadi semifinalis di ajang World Economic Forum 2024 yang akan diadakan di kota Davos, Swiss pada 18 Januari 2024.

Fintech pembiayaan di bawah bendera PT Simplefi Teknologi Indonesia ini, masuk ke tahap final World Economic Forum 2024 setelah sukses menjadi finalis di ajang the Sustainable Innovation Startup Challenge COP28 UAE Webit.Foundation Founders Games. AwanTunai menjadi finalis di ajang itu setelah melalui sejumlah ronde seleksi dari para investor.

Baca juga: OJK Ingin Pendanaan Fintech Lending 70 Persen di UMKM dan Produktif

Dengan begitu, AwanTunai terpilih sebagai salah satu dari delapan finalis dan 4.360 aplikan dari 150 negara yang masuk ke tahap final di World Economic Forum Davos pada 18 Januari 2024.

“Saya sangat senang dan bangga bisa mengumumkan AwanTunai terpilih sebagai salah satu dari delapan finalis dan 4.360 aplikan dari 150 negara. Kita akan melaju ke tahap final 2024 di World Economic Forum Davos pada 18 Januari. Terima kasih Webit.Foundation dan UICCA atas kesempatan ini,” ucap Shilpa G. selaku Chief Financial Officer (CFO) AwanTunai, pada postingan di akun LinkedIn pribadinya, dikutip Rabu, 13 Desember 2023.

Sebagai informasi, hingga saat ini AwanTunai telah mencatatkan total penyaluran pembiayaan kepada UKM di Indonesia sebesar Rp1,84 triliun. AwanTunai yang didirikan pada 2017 itu juga telah mencatatkan jumlah penerima pembiayaan sebanyak 34.989.

Baca juga: Indonesia Punya Peluang Besar Kembangkan Sistem Pembayaran Fintech

AwanTunai yang terdaftar resmi di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan anggota dari Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) ini pada bulan lalu juga menggandeng PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) untuk mendukung pertumbuhan pelaku usaha melalui dukungan permodalan dan pengawasan yang lebih efisien terhadap UMKM yang akan mengembangkan bisnis melalui layanan peminjaman kredit. (*) Steven Widjaja

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Ketidakpastian Hukum di Sektor Keuangan: Ketika Risiko Dikriminalisasi dan Harga Dianggap Kartel

Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More

11 hours ago

Cetak SDM Unggul, BSN Gandeng Universitas Terbuka

Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More

11 hours ago

CIMB Niaga Raih Penghargaan Most Trusted Financial Brand Awards 2026

Pada ajang tersebut, CIMB Niaga meraih tiga penghargaan, masing-masing pada kategori Produk Wealth Management untuk… Read More

14 hours ago

Konsistensi Fundamental, Tugu Insurance Catat Laba Rp711 Miliar di 2025

Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More

17 hours ago

ICEx Resmi Meluncur, Bangun Infrastruktur Bursa Kripto RI Berstandar Global

Poin Penting ICEx resmi diluncurkan sebagai platform infrastruktur aset kripto berstandar institusional, didukung modal USD70… Read More

22 hours ago

Melonjak 96 Persen, Transaksi di ICDX Tembus Rp12.477 T pada Kuartal I 2026

Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More

23 hours ago