Poin Penting
Jakarta – PT Sinar Mas Multifinance resmi memperkenalkan identitas merek (brand identity) terbarunya pada 2026. Perusahaan pembiayaan yang telah berdiri sejak 1985 ini kini mengusung nama SIMASFIN.
Melalui re-branding ini, SIMASFIN menyatukan berbagai penyebutan yang selama ini dikenal publik, seperti SMMF, Simas Finance, maupun Sinar Mas Multifinance, ke dalam satu identitas yang lebih ringkas dan mudah diingat.
Corporate Secretary SIMASFIN, William Agustian, mengatakan bahwa transformasi ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat identitas perusahaan agar lebih konsisten dan mudah dikenali.
Baca juga: Obligasi Tahap I Sinarmas Multifinance Mulai Tercatat di Bursa
“Melalui identitas SIMASFIN, kami ingin menyederhanakan penyebutan yang selama ini beragam sekaligus menegaskan komitmen kami dalam menghadirkan layanan pembiayaan yang semakin mudah, nyaman, dan terpercaya bagi pelanggan serta mitra,” ujarnya dikutip 5 Januari 2026.
Dalam kegiatan usahanya, kata William, SIMASFIN tetap fokus melayani pembiayaan kendaraan mobil bekas dan mobil baru, pembiayaan dana tunai, hingga pembiayaan berbasis syariah untuk mendukung kebutuhan perjalanan ibadah haji.
Baca juga: Pembiayaan Mutifinance Oktober 2025 Capai Rp505,30 Triliun, Cuma Tumbuh 0,68 Persen
“Seluruh lini bisnis tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk menjangkau kebutuhan pembiayaan masyarakat yang semakin beragam,” jelasnya.
Dengan identitas dan semangat baru ini, SIMASFIN optimistis dapat terus tumbuh secara berkelanjutan sekaligus memperkuat perannya dalam industri pembiayaan nasional. (*)
Poin Penting Penukaran uang baru menjelang Lebaran 2026 dapat dilakukan langsung di kantor cabang BRI,… Read More
Poin Penting Kewajiban neto PII naik menjadi USD272,6 miliar pada Triwulan IV 2025 dari USD261,8… Read More
Poin Penting BRI menyiapkan uang tunai Rp25 triliun untuk memenuhi kebutuhan transaksi masyarakat selama periode… Read More
Poin Penting BCA menyesuaikan operasional cabang selama libur dan cuti bersama Nyepi dan Lebaran 2026,… Read More
Poin Penting OJK proyeksikan kredit UMKM 2026 tumbuh 7–9 persen (yoy) didorong optimisme konsumen dan… Read More
Poin Penting Industri BPR terdampak ketidakstabilan ekonomi global dan regional, mendorong Perbarindo mengajak kembali ke… Read More