Ilustrasi - Pergerakan pasar sahan. (Foto: Istimewa)
Poin Penting
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil dibuka rebound pada level 8.461,61 dari posisi 8.414,35 atau menguat 0,56 persen pada pembukaan perdagangan pagi ini pukul 9.00 WIB (24/11).
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan pasar saham hari ini, sebanyak 1,32 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 57 ribu kali, serta total nilai transaksi mencapai Rp523,27 miliar.
Kemudian, tercatat terdapat 98 saham terkoreksi, 295 saham menguat, dan 253 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: IHSG Berpeluang Menguat, Analis Rekomendasikan Saham ASII, BBTN hingga TOBA
Sebelumnya, Financial Expert Ajaib Sekuritas, Ratih Mustikoningsih, melihat IHSG secara teknikal pada hari ini diprediksi akan bergerak rebound pada rentang 8.320-8.450.
“Pada perdagangan kemarin, Jumat (21/11) IHSG ditutup melemah 0,07 persen atau turun 5,56 poin ke level 8.414. IHSG hari ini (24/11) diprediksi rebound dalam kisaran 8.320-8.450,” ucap Ratih dalam risetnya di Jakarta, 24 November 2025.
Ia melihat pergerakan IHSG hari ini bakal dipengaruhi oleh sentimen dari dalam negeri. Salah satunya datang dari perdagangan IHSG kemarin yang ditutup terkoreksi. Sehingga, jika diakumulasi dalam sepekan IHSG masih terapresiasi 0,52 persen. Investor asing inflow dalam sepekan Rp3,90 miliar ditopang oleh saham perbankan.
Sementara, kondisi rupiah JISDOR bergerak stagnan di level Rp16.719 pasca BI-Rate tetap di level 4,75 persen untuk menjaga nilai tukar dan inflow di instrumen portofolio (21/11/2025).
Selanjutnya, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) akan melaksanakan RUPSLB pada 15 Desember 2025 dengan agenda perubahan Anggaran Dasar Perseroan, pendelegasian kewenangan persetujuan RKAP 2026, persetujuan pembaruan dokumen Recovery Plan BNI 2025/2026, serta pengukuhan pemberhentian anggota Dewan Komisaris.
Baca juga: Intip Pergerakan Saham Indeks INFOBANK15 dalam Sepekan
Adapun dari mancanegara, Bursa Wall Street rebound terbatas di akhir pekan. Indeks Nasdaq 0,88 persen dan S&P 500 0,98 persen (21/11). Pelaku pasar kembali optimis penurunan suku bunga The Fed pada pertemuan 10-11 Des 2025.
Pekan ini pasar menanti rilis data ekonomi, seperti penjualan ritel, inflasi di tingkat produsen, hingga rilis Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal III 2025. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Rencana demutualisasi BEI yang ditargetkan rampung kuartal I 2026 dinilai terlalu agresif dan… Read More
Poin Penting DPR menilai konten digital berjudul sensasional menjadi pintu masuk masyarakat ke praktik judi… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya memproyeksikan anggaran program gentengisasi sekitar Rp1 triliun, bersumber dari dana cadangan… Read More
Poin Penting Bank BPD Bali mencatat laba bersih Rp1,10 triliun (tumbuh 25,39 persen yoy), aset… Read More
By: Eko B. Supriyanto, Editor-in-Chief of Infobank Three commissioners of the Financial Services Authority (OJK)… Read More
Poin Penting Danantara menyatakan dukungan penuh terhadap reformasi pasar modal yang digulirkan OJK, termasuk kebijakan… Read More