Ilustrasi: Pergerakan harga saham. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Pada pembukaan perdagangan pagi ini pukul 9.00 WIB (19/5) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali dibuka menguat pada level 7.116,58 atau naik 0,14 persen dari posisi 7.106,52.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan IHSG hari ini, sebanyak 437,57 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 35 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp265,39 miliar.
Kemudian, tercatat terdapat 75 saham terkoreksi, sebanyak 262 saham menguat dan sebanyak 238 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: Melejit Rp23.000, Harga Emas Antam Dekati Level Rp1,9 Juta per Gram
Sebelumnya, Panin Sekuritas, memproyeksikan IHSG hari ini secara teknikal berpotensi melanjutkan penguatan menuju posisi resistance minor dalam rentang 7.175 hingga 7.213.
“IHSG berpotensi melanjutkan penguatan menuju resistance minor di range 7.175-7.213. Di sisi lain, stochastic memasuki area oversold. Waspada jika IHSG melemah, jangan lupa cut profit dan amankan cuan. Support terdekat berada pada MA5 di 6.994,” ucap Manajemen Panin Sekuritas dalam risetnya di Jakarta, 19 Mei 2025.
Baca juga: Rupiah Diproyeksi Menguat, Ini Sentimen Pendorongnya
Hal itu disebabkan oleh IHSG perdagangan Jumat lalu (16/5) yang ditutup menguat 66,36 poin atau naik 0,94 persen di level 7.106,53, didorong oleh naiknya saham BREN, BMRI dan TLKM.
Adapun, secara keseluruhan pergerakan IHSG hari ini diperkirakan bakal melemah. Hal ini disebabkan oleh adanya revisi penurunan peringkat obligasi Amerika Serikat (AS). Kemudian, rilis data yang kurang positif di regional Asia dan adanya ruang profit taking setelah indeks naik signifikan dalam beberapa hari terakhir. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Fondasi data kuat krusial agar AI berdampak dan patuh regulasi. Standarisasi platform dan… Read More
Poin Penting Diskon iuran 50 persen JKK–JKM diberikan pemerintah bagi pekerja BPU sektor transportasi (ojol,… Read More
Poin Penting KADIN membuka 1.000 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) sesuai standar SPPG sebagai dukungan… Read More
Poin Penting Pemerintah masih menggunakan BBM B40 pada 2026, sesuai arahan Presiden Prabowo, sambil melanjutkan… Read More
Poin Penting Skema Back to Back Loan memungkinkan nasabah memperoleh dana tunai dengan menjaminkan deposito… Read More
Poin Penting Kredit UMKM masih turun 0,64 persen per November 2025 akibat tekanan ekonomi global… Read More