Market Update

Awal Pekan, IHSG Dibuka pada Zona Merah ke Level 7.082

Jakarta – Pada pembukaan perdagangan pagi ini pukul 9.00 WIB (13/1) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka pada zona merah ke level 7.082,96 atau turun 0,08 persen dari level 7.088,86.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan IHSG hari ini, sebanyak 403,59 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 39 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp324,83 miliar. 

Kemudian, tercatat terdapat 91 saham terkoreksi, sebanyak 169 saham menguat dan 270 saham tetap tidak berubah. 

Sebelumnya, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia, memproyeksikan IHSG hari ini secara teknikal masih akan bergerak variatif cenderung melemah.

Baca juga: IHSG Berpotensi Menguat, Cermati 4 Saham Ini!

“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung melemah dengan kisaran support 7.045-7.000 dan resistance 7.130-7.175,” ucap Manajemen CGS dalam risetnya di Jakarta, 13 Januari 2025.

Manajemen CGS melihat meningkatnya beberapa komoditas, seperti minyak mentah, CPO, emas, nikel, timah, gas dan, tembaga berpeluang menjadi katalis positif untuk IHSG.

Sementara itu, pada akhir perdagangan pekan lalu, indeks bursa Wall Street ditutup dengan pelemahan signifikan, tercermin dari Dow Jones turun 1,63 persen ke 41.938,45. Lalu, S&P500 melemah 1,54 persen ke posisi 5.827,04.

“Terkoreksi cukup dalamnya indeks di bursa Wall Street seiring solidnya data nonfarm payroll Desember diprediksi akan menjadi sentimen negatif di pasar,” imbuhnya.

Adapun, IHSG selama sepekan juga mengalami penurunan sebesar 1,05 persen menjadi berada pada level 7.088,86 dari 7.164,42 pada pekan lalu, dengan kapitalisasi pasar menjadi Rp12.403 triliun. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

ISEI Dorong Reformulasi Kebijakan UMKM Lewat Industry Matching di Bogor

Poin Penting ISEI dorong kebijakan berbasis praktik lapangan melalui ISEI Industry Matching bersama YDBA untuk… Read More

6 mins ago

Bank Mandiri Siapkan Rp44 Triliun Uang Tunai untuk Kebutuhan Ramadan-Lebaran 2026

Poin Penting Bank Mandiri menyiapkan Rp44 triliun uang tunai untuk ATM/CRM selama 24 Februari-25 Maret… Read More

1 hour ago

AdaKami Berkontribusi hingga Rp10,96 Triliun ke PDB Nasional

Poin Penting Riset LPEM FEB UI: kontribusi AdaKami ke PDB 2024 Rp6,95–Rp10,96 triliun, berdampak ke… Read More

2 hours ago

Maybank Indonesia Bukukan Laba Bersih Rp1,66 Triliun pada 2025, Naik 48,5 Persen

Poin Penting PT Bank Maybank Indonesia Tbk membukukan laba bersih Rp1,66 triliun pada 2025, naik… Read More

3 hours ago

Viral Penusukan Nasabah oleh Debt Collector, OJK Panggil MTF

Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memanggil manajemen PT Mandiri Tunas Finance (MTF) untuk klarifikasi… Read More

3 hours ago

Akselerasi Alih Teknologi di KEK Batang, Ratusan Pekerja Lokal Dikirim Belajar ke China

Poin Penting Tenant PT Ace Medical Products Indonesia di KEK Industropolis Batang mengirim 156 pekerja… Read More

4 hours ago