Market Update

Awal Pekan IHSG Dibuka Hijau, Sentuh Level 6.718

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan hari ini, Senin, 28 April 2025, pukul 9:00 WIB, kembali dibuka menguat ke level 6.718,16, atau naik 0,59 persen dari level 6.678,91.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 573,13 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 29 ribu kali, dan total nilai transaksi tercatat mencapai Rp282,72 miliar. 

Kemudian, tercatat terdapat 59 saham terkoreksi, sebanyak 285 saham menguat dan sebanyak 225 saham tetap tidak berubah.

Baca juga: IHSG Berpeluang Menguat Terbatas, Ini Sederet Saham Berpotensi Cuan 

Sebelumnya, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia, memproyeksikan IHSG hari ini secara teknikal diprediksi akan bergerak untuk melanjutkan penguatannya.

“IHSG diprediksi akan melanjutkan penguatannya dengan kisaran support 6.580-6.630 dan resistance 6.730-6.780,” kata Manajemen CGS dalam risetnya di Jakarta, Senin, 28 April 2025.

Manajemen CGS melihat, kembali berlanjutnya penguatan indeks di bursa Wall Street, laporan keuangan emiten pada kuartal I 2025 dan aksi beli investor asing diprediksi akan menjadi sentimen positif untuk IHSG.

Baca juga: Rupiah Diprediksi Melemah di Tengah Sikap Wait and See Investor

Sementara itu, naiknya beberapa harga komoditas seperti minyak mentah, CPI, timah, gas dan pulp berpeluang menjadi tambahan sentimen positif di pasar. 

Adapun, CGS International Sekuritas juga merekomendasikan beberapa saham untuk hari ini, di antaranya adalah PT Timah Tbk (TINS), PT Cisarua Mountain Diary Tbk (CMRY), PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS).

Kemudian tiga saham lain yang direkomendasikan, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR), dan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA). (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Bank Mandiri Catat Pembiayaan Berkelanjutan Rp316 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More

16 mins ago

Pembiayaan Multifinance 2025 Lesu, OJK Ungkap Biang Keroknya

Poin Penting Aset industri pembiayaan 2025 terkontraksi 0,01 persen, dengan pertumbuhan piutang hanya 0,61 persen,… Read More

25 mins ago

Dilantik jadi Wamenkeu, Juda Agung Ungkap Arahan Prabowo

Poin Penting Juda Agung resmi dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang menjadi… Read More

45 mins ago

APPI Beberkan Dampak Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only

Poin Penting Maraknya penagihan intimidatif berdampak pada kebijakan perusahaan pembiayaan, yang kini memperketat prinsip kehati-hatian… Read More

48 mins ago

Bank Mandiri Targetkan Kredit 2026 Tetap di Atas Rata-Rata Industri

Poin Penting Bank Mandiri menargetkan pertumbuhan kredit 2026 di atas rata-rata industri, sejalan dengan proyeksi… Read More

1 hour ago

CEO Infobank: Jual Beli Kendaraan STNK Only Ilegal dan Berisiko Pidana

Info Penting Jual beli kendaraan STNK only dinyatakan ilegal, karena BPKB adalah satu-satunya bukti kepemilikan… Read More

1 hour ago